Menjelaskan Karakteristik Masalah Sosial dengan singkat

  • Kondisi yang dirasakan banyak orang

Sebuah masalah baru bisa dikatakan sebagai suatu masalah sosial jika keadaannya dirasakan oleh banyak orang (masyarakat). tetapi tidak ada batasan tetang berapa jumlah orang yang harus merasakan masalah itu. Bila sebuah masalah mendapatkan suatu perhatian serta pembicaraan yang lebih dari satu orang, masalah itu adalah sebuah masalah sosial.

  • Kondisi yang dinilai tidak menyenangkan

Menurut pandangan hedonisme, orang lebih cendrung mengulang sesuatu yang menyenangkan serta lebih menghindari sesuatu yang tidak mengenakan. Orang lebih menghidari masalah, sebab masalah selalu tidak menyenangkan. Penilaian masyarakat sangat menentukan sebuah masalah bisa dikatakann sebagai sebuah masalah sosial.

  • Kondisi yang menuntut perpecahan

Sebuah kondisi yang tidak menyenangkan senantiasa menuntut pemecahan. Biasanya, sebuah keadan dianggap perlu dipecahkan bila masyarakat menganggap masalah itu perlu dan harus dipecahkan.

Sebagai Contoh :  Pada waktu lalu, masalah kemiskinan tidak dikategorikan sebagai masalah sosial, karena waktu itu masyarakat menganggap kemiskinan sebagai sesuatu yang alamiah dan masyarakat belum mampu memecahkannya.

Pemecahan masalah tersebut harus diselesaikan melalui aksi secara kolektif.

Masalah individual sangat berbeda dengan masalah sosial. Masalah individu bisa teratasi dengan cara individu, namun bila masalah sosial hanya bisa diatasi dengan rekayasa sosial seperti aksi sosial, perencanaan sosial atau kebijakan sosial, sebab peyebab dan akibatnya lebih bersifat multidimensional serta meyangkut banyak orang.