Menjelaskan Kambium Gabus  dengan singkat

Kambium gabus adalah bagian dari korteks. Aktivitasnya menghasilkan jaringan gabus (felem, phellem atau cork) ke arah luar. Jaringan gabus berfungsi untuk mengendalikan masuk dan keluarnya air, mencegah serangan hama, dan beberapa fungsi mekanik lainnya. Ke arah dalam, kambium gabus pada beberapa spesies tumbuhan menghasilkan lapisan kulit bergabus yang disebut feloderm (phelloderm).

Kambium gabus atau felogen/phellogen merupakan bagian tak terpisahkan dari korteks. Fungsi kambium ini menghasilkan jaringan gabus (ke arah luar) yang berperan sebagai pengendali masuknya air, pencegah serangan hama, dan fungsi yang bersifat mekanis lainnya. Sementara itu ke arah dalam, kambium ini membentuk lapisan kulit bergabus yang dikenal dengan istilah phelloderm.

Kambium gabus merupakan kelmpok dari korteks. Aktivitasnya yang dapat menghasilkan jaringan gabus (phellem atau cork, dan felem) ke arah luar. Jaringan gabus memiliki fungsi untuk mengendalikan keluar dan masuknya air, mencegah dari hama, serta fungsi mekanik lainnya. Ke arah dalam, kambium gabus pada spesies tumbuhan yang menghasilkan lapisan kulit yang memiliki gabus disebut dengan feloderm (phelloderm).

Kambium pembuluh atau vaskular adalah bagian yang biasa disebut orang kambium saja. Kambium biasanya membatasi bagian pepagan (kulit kayu) dari kolom kayu pada batang pohon.

Kambium vaskuler (intravaskuler): Kambium yang terdapat di dalam berkas pengangkutan (di antara phloem dan xylem).

Fungsi : Ke arah luar membentuk floem sekunder dan ke arah dalam membentuk xilem sekunder.

Kambium intervaskuler : Kambium yang terdapat di antara dua berkas pengangkutan/ di luar berkas pengangkutan. Fungsi : Membentuk jari-jari empulur.

Periderm (Kulit Gabus)

Periderm dibagi menjadi tiga bagian berikut.

Felogen (Kambium Gabus)

Felogen merupakan kambium gabus yang merupakan lapisan sel yang meristematis. Felogen dapat terbentuk dari berbagai jaringan hidup, misalnya epidermis, parenkim korteks yang sel-selnya dapat berubah menjadi meristematik. Felogen ke arah luar membentuk gabus (felem) dan ke arah dalam membentuk parenkim (feloderm). Felogen, felem, dan feloderm membentuk jaringan kulit gabus (periderm).

Felem (Gabus)

Felem merupakan lapisan gabus sebagai produk dari felogen yang terbentuk ke arah luar.

Feloderm (Parenkim Gabus)

Jaringan ini dapat dikatakan hampir homogen dengan parenkim korteks yang terbentuk ke arah dalam sehingga hanya terdapat di lapisan paling dalam. Dengan adanya jaringan gabus maka bagian dalam tumbuhan hidup terpisah dari udara luar. Untuk itulah diperlukan adanya hubungan antara bagian dalam tumbuhan dengan udara luar untuk menunjang berbagai macam proses kehidupan. Dalam hal ini, pada jaringan gabus batang terdapat lentisel.

Jaringan Gabus

  • Eksodermis

Jaringan gabus terdiri atas tiga bagian, yaitu gabus yang terdapat di bagian dalam dari tumbuhan sehingga berfungsi sebagai pembatas antara jaringan-jaringan di dalam tumbuhan. Jaringan ini terletak di luar dan mengandung suberin pengganti epidermis.

  • Endodermis

Pada bagian endodermis yang masih muda, dinding selnya terdiri atas selulosa dan bersifat elastis, sedangkan endodermis yang sudah tua atau dewasa pada dinding selnya terjadi penebalan-penebalan berupa titik-titik atau pita dari zat kayu dan mengandung suberin serta kutin yang disebut titik atau pita kaspari.

  • Periderm (Kulit Gabus)

Periderm dibagi menjadi tiga bagian berikut :

  1. Felogen (Kambium Gabus)
    Felogen merupakan kambium gabus yang merupakan lapisan sel yang meristematis. Felogen dapat terbentuk dari berbagai jaringan hidup, misalnya epidermis, parenkim korteks yang sel-selnya dapat berubah menjadi meristematik. Felogen ke arah luar membentuk gabus (felem) dan ke arah dalam membentuk parenkim (feloderm). Felogen, felem, dan feloderm membentuk jaringan kulit gabus (periderm).
  2. Felem (Gabus)
    Felem merupakan lapisan gabus sebagai produk dari felogen yang terbentuk ke arah luar.
  3. Feloderm (Parenkim Gabus)
    Jaringan ini dapat dikatakan hampir homogen dengan parenkim korteks yang terbentuk ke arah dalam sehingga hanya terdapat di lapisan paling dalam. Dengan adanya jaringan gabus maka bagian dalam tumbuhan hidup terpisah dari udara luar. Untuk itulah diperlukan adanya hubungan antara bagian dalam tumbuhan dengan udara luar untuk menunjang berbagai macam proses kehidupan. Dalam hal ini, pada jaringan gabus batang terdapat lentisel.

Jaringan Sekresi

  • Pengertian Jaringan
    Jaringan adalah struktur yang dibentuk oleh sekumpulan sel-sel dengan sifat-sifat, morfologi dan fungsi yang sama.
  • Pengertian Sekresi
    Sekresi adalah suatu proses pengeluaran zat berbentuk cairan oleh sel-sel tubuh tumbuhan atau kelenjar yang mana cairan atau kelenjar tersebut masih dimanfaatkan oleh tubuh tumbuhan untuk proses metabolisme

  1. Terdapat di permukaan tubuh dan produksinya dikeluarkan dari tubuh
  2. Rambut kelenjar dan kelenjar. Terdapat pada bagian trikoma.
  3. Fungsi rambut kelenjar adalah menyaring zat-zat ekskresi misalnya minyak atsiri dan mengatur pengeluaran ekskresi lewat plasma sedangkan kelenjar berfungsi untuk penghasil lender
  4. Kelenjar madu, umumnya terdapat pada bagian bunga, merupakan kelenjar di bagian pangkal dan tonjolan yang terdiri dari banyak sel di atasnya di mana sel tersebut memiliki plasma yang kental.
  5. Osmofora adalah kelenjar yang menghasilkan minyak menguap pada bagian-bagian bunga
    Sekresi adalah fenomena umum pembentukan dinding sel dan kutikula, lapisan suberin dan perpinda-han senyawa tertentu antar sitoplasma sel yang berdekatan merupakan proses sekresi.

Pada tumbuhan terdapat struktur sekresi khusus yang berupa sel atau sekelompok sel yang mensekresikan senyawa-senyawa tertentu

Berdasarkan tempat penyimpanan materi yang akan disekresikan dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. Sekresi intraseluler
    Sekresi intraseluler adalah materi yang akan di sekresikan disimpan di dalam sel
  2. Sekresi extraseluler
    Sekresi extraseluler adalah materi disekresikan ke luar sel.

Sekresi extraseluler dibagi menjadi dua yaitu:

sekresi endogen, akumulasi materi untuk sekresi terjadi di ruang antar sel

sekresi eksogen, materi disekresikan keluar dari tumbuhan dan terjadi dalam berbagai struktur sekretori epidermal