Menjelaskan Jenis Teller dengan singkat

Dalam penetapan sistem teller terdapat beberapa jenis teller sebagai berikut:

  • Corporate Teller

Corporate teller adalah teller yang hanya melaksanakan pembayaran kepada dan menerima setoran dari nasabah perusa­haan.

  • Individual Account Teller

Jenis teller ini adalah teller yang hanya melaksanakan pembayaran kepada dan menerima setoran dari nasabah perorangan.

  • Non Cash Teller

Noncash teller merupakan teller yang hanya melaksanakan penerimaan setoran nontunai.

  • Foreign Exchange Teller

Teller yang hanya melaksanakan pembayaran dan menerima setoran tunai valuta asing.

  • Local Currency Teller

Teller yang melaksanakan pembayaran dan penerimaan setoran tunai dalam mata uang negara setempat.

  • Express Teller

Express teller merupakan teller yang hanya melaksanakan pembayaran tunai di bawah nilai nominal tertentu. Dalam hal ini rekening giro nasabah secara otomatis dianggap cukup untuk meliput cek yang bersangkutan.

  • Mixed Transaction Teller

Teller yang melaksanakan segala macam jenis transaksi.

  • Special Teller

Teller yang hanya melaksanakan pembayaran dan penerimaan setoran dengan nilai nominal yang sangat besar.

 

Ruang Lingkup Kegiatan Teller

  1. Menerima setoran tunai, warkat sendiri dan warkat kliring dalam mata uang rupiah untuk segala jenis transaksi.
  2. Menerbitkan/mengesahkan tanda terima setoran tunai, warkat sendiri dan warkat kliring
  3. Menerima bank notes dalam mata uang asing untuk segala jenis transaksi
  4. Membayar tunai dalam mata uang rupiah untuk segala jenis transaksi
  5. Menyerahkan bank notes dalam mata uang asing untuk segala jenis transaksi

Jenis Jabatan Teller

  1. Head Teller
  2. Assisten Head Teller
  3. Teller
  4. Teller Killing
  5. Teller Khusus
  6. Teller Tabungan
  7. Petugas Stop Payment

Uraian Jabatan

Uraian jabatan merupakan suatu sarana Informasi bagi semua pihak untuk mengetahui isi jabatan yang bersangkutan, serta merupakan sarana pembakuan terhadap unsur-unsur yang merupakan bagian dari jabatan yang bersangkutan.

Unsur-unsur yang tertulis dalam uraian jabatan perlu ditinjau kembali secara periodik serta perlu diperbaharui setiap terjadi perubahandalamisijabatan jabatanyangbersangkutan. Unsur­unsur spesifik yang melekat pada suatu jabatan:

  1. Identitas jabatan
  2. Karakteristik jabatan
  3. Dimensi jabatan
  4. Tanggung jawab jabatan
  5. Kualitas jabatan
  6. Pemecahan masalah