Menjelaskan Jenis-Jenis Proposisi dengan singkat

Secara sederhana dapat dibedakan atas empat macam yaitu sebagai berikut:

  1. Berdasarkan bentuk

Berdasarkan bentuknya, proposis dapat dibagi atas 2 jenis, yaitu:w

  • Proposisi tunggal adalah proposisi yang terdiri dari satu subjek dan satu predikat.

Perhatikan Contoh:

  1. Setiap barang harus disusun dan ditata dengan rapi.
  2. Pakaian ini dicuci dan dijemurkan oleh kakak.
  • Proposisi majemuk atau jamak adalah proposisi yang terdiri dari d=satu subjek dan lebih dari satu predikat.

Perhatikan Contoh:

  1. Semua mahluk hidup pasti bernapas.
  2. Semua orang terlihat bahagia hari ini.
  1. Berdasarkan sifat

Berdasarkan sifat, proporsis dapat dibagi ke dalam 2 jenis, yaitu:

  • Proposisi kategorial adalah proposisi yang hubungan antara subjek dan predikatnya tidak membutuhkan / memerlukan syarat apapun.

Perhatikan Contoh:

  1. Setiap mahasiswa memiliki KTM sebagai identitasnya.
  2. Semua wajib pajak wajib membayar pajak.
  • Proposisi kondisional adalah proposisi yang membutuhkan syarat tertentu di dalam hubungan subjek dan predikatnya. Proposisi dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu: proposisi kondisional hipotesis dan disjungtif.

Contoh proposisi kondisional hipotesis:

  1. Jika hari ini tidak hujan, dia pasti akan menepati janjinya.
  2. Jika waktu dapat terulang kembali, aku pasti lebih berusaha lagi.

Contoh proposisi kondisional disjungtif (mempunyai 2 pilihan alternatif):

  1. Diatidak jadi datang karena sibuk atau malas.
  2. David Beckham adalah seorang pemain bola atau model.
  1. Berdasarkan kualitas

Berdasarkan kualitasnya, proposisi juga dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Proposisi positif merupakan proposisi yang memiliki persesuaian antara subjek dan predikatnya.

Perhatikan Contoh:

  1. Semua manusia adalah mahluk hidup.
  2. Harimau adalah hewan buas.
  3. Semua insinyur adalah orang pintar.
  • Proposisi negatif merupakan kebalikan dari proposisi positif, dimana tidak ada terdapat kesesuaian antara subjek dan predikatnya.

Perhatikan Contoh:

  1. Tidak ada seorang lelaki pun yang mengenakan jilbab.
  2. Semua aves bukanlah omnivora.
  3. Tidak ada tumbuhan yang dapat berjalan.
  1. Berdasarkan kuantitas

Berdasarkan aspek ini, proposisi dapat dibedakan ke dalam 2 jenis, yaitu:

  • Proposisi umum atau universal adalah proposisi yang pada umumnya diawali dengan kata semua atau seluruh

Perhatikan Contoh:

  1. Semua warga negara Indonesia wajib memiliki KTP sebagai identitasnya.
  2. Semua mahasiswa harus mengerjakan tugas yang diberikan dosen.
  • Proposisi khusus atau spesifik adalah proposisi yang pada uumnya diawali dengan kata sebagian dan beberapa.
  1. Sebagian kendaraan bermotor diparkir di halaman belakang.
  2. Sebagian mahasiswa pulang ke kampung halaman untuk menghabiskan liburannya.
  3. Beberapa pelajar pergi ke sekolah dengan berjalan kaki