Menjelaskan Jenis-jenis penelitian dengan singkat

Jenis-jenis penelitian pada umumnya dibagi dalam empat jenis. Namun penggolongan ini bukanlah kaku. Penggolongan jenis-jenis penelitian bersifat dinamis sehingga dapat berubah-ubah, tidak baku.
Empat jenis penelitian tersebut adalah jenis penelitian ditinjau dari bidang ilmunya, ditinjau dari tujuan utamanya, ditinjau dari tempat pelaksanaan penelitian, dan ditinjau dari cara pembahasannya. Jenis penelitian ditinjau dari bidang ilmunya di bagi menjadi dua yaitu penelitian bidang sosial, penelitian bidang alam, dan Penelitian bidang sosial & alam (campuran). Jenis penelitian ditinjau dari tujuan utamanya di bagi menjadi dua yaitu penelitian murni (basic research) dan penelitian terapan (applied research). Jenis penelitian ditinjau dari tempat pelaksanaan penelitian dibagi menjadi tiga yaitu penelitian lapangan, penelitian kepustakaan, dan penelitian laboratorium. Jenis penelitian ditinjau dari cara pembahasannya dibagi menjadi dua yaitu penelitian deskriptif dan penelitian inferensial. Berikut penjelasan dari tiap-tiap jenis penelitian.

Penelitian ditinjau dari bidang ilmunya

  • Penelitian bidang sosial
    Bidang ilmu sosial mencakup ilmu; Sosiologi, Antropologi, Ekonomi, Geografi, Hukum, Politik, Psikologi, dan Sejarah. Jadi penelitian bidang sosial yaitu penelitian yang dilakukan pada bidang ilmu Sosiologi, Antropologi, Ekonomi, Geografi, Hukum, Politik, Psikologi, dan Sejarah.
  • Penelitian bidang alam
    Menurut Vardiansyah (2008) ilmu alam (natural science) adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun. Bidang ilmu alam diantaranya mencakup ilmu; Astronomi, Biologi, Ekologi, Fisika, Geologi, Geografi fisik berbasis ilmu, Ilmu bumi, dan Kimia. Jadi penelitian bidang alam adalah penelitian yang dilakukan pada bidang ilmu yang tersebut di atas. Berbeda dengan penelitian eksak, penelitian sosial memiliki karakter tersendiri. Hal inilah yang perlu disadari oleh para peneliti ataupun calon peneliti.
    Keunikan karakter tersebut turut berpengaruh pada metode dan teknik penelitian.

  • Penelitian bidang sosial & alam (campuran)
    Jenis bidang penelitian campuran (sosial & alam) memang masih asing di telinga kita. Begitu halnya buku-buku berbahasa Indonesia yang mengulas tentang bidang penelitian tersebut agak jarang ditemukan. Namun dalam prakteknya, jenis bidang penelitian campuran telah marak dilakukan. Hal ini dapat dilihat beberapa penelitian terapan untuk perusahaan, misalnya suatu perusahaan yang ingin mengetahui potensi alam dan sosial yang ada, dan kemudian cocok untuk mendirikan usaha apa.

    Adapun metode penelitiannya dapat dilihat pada buku Creswell (2007) dalam bukunya yang berjudul “Designing and Conducting Mixed Methos ResearchCreswell telah menemukan model penelitian untuk meneliti masalah sosial dan alam secara bersamaan. Nama metode tersebut adalah mixed method (metode gabungan: kulitatif-kuanttatif). Mixed method adalah metode dengan menggunakan gabungan pada prosedur penelitian, dimana salah satu metode lebih dominan terhadap metode yang lain. Metode yang kurang dominan hanya diposisikan sebagai metode pelengkap untuk mendukung ”kekayaan data”. Keunggulan pendekatan ini adalah peneliti tetap konsisten dengan pendekatan penelitian yang dipilih.

Penelitian ditinjau dari tujuan utamanya

  1. Penelitian murni (basic research)
    Penelitian dasar yaitu penelitian murni untuk mengembangkan dan memperdalam teori suatu ilmu pengetahuan. Contoh penelitian mengenai tata surya, genetika dsb
  2. Penelitian terapan (applied research)
    Penelitian terapan yaitu penelitian yang dapat diterapkan langsung untuk memecahkan masalah di masyarakat. Contoh : penelitian obat, hama tanaman, teknologi pertanian dan sebagainya.

Penelitian ditinjau dari tempat pelaksanaan penelitian

  • Penelitian lapangan
    Penelitian lapangan adalah penelitian yang dilakukan pada kehidupan yang nyata (masyarakat). Jenis penelitian ini biasanya digunakan pada penelitian sosial, khususnya penelitian yang mengungkap realitas sosial (masalah sosial).
  • Penelitian kepustakaan
    Penelitian kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan dipusat pustaka (perpustakaan) tanpa melakukan penelitian lapangan. Biasanya kepustakaan yang digunakan penelitian dalam bentuk; buku, naskah, catatan-catatan, kisah sejarah, dan dokumen pendukung lainnya.
  • Penelitian laboratorium
    Penelitian Moratorium yaitu penelitian yang dilakukan di laborat. Laboratorium merupakan tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan secara terkendali. Laboratorium ilmiah biasanya dibedakan menurut disiplin ilmunya, misalnya; laboratorium fisika, laboratorium kimia, laboratorium biokimia, laboratorium komputer, dan laboratorium bahasa. Jenis penelitian ini biasanya digunakan penelitian bidang alam.

Penelitian ditinjau dari cara pembahasannya

  1. Penelitian deskriptif
    Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan dengan memaparkan, melukiskan dan melaporkan segala keadaan obyek yang diteliti sebagaimana adanya tanpa menarik suatu kesimpulan
  2. Penelitian inferensial
    Penelitian inferensial yaitu penelitian yang selain memaparkan keadaan obyek juga menarik kesipulan umum guna keperluan prediksi. Penelitian jenis ini sering menggunakan rumus-rumus statistik