Menjelaskan Jenis – Jenis Narkoba dengan singkat

Berikut Ini Merupakan Jenis – Jenis Narkoba.

Opiat

dikenali sebagai narkotik adalah bahan yang digunakan dalam perubatan untuk menidurkan atau melegakan kesakitan,tetapi mempunyai potensi yang tinggi untuk menyebabkan ketagihan. Sebahagian daripada opiat ,seperti candu,morfin,heroin dan kodein diperoleh daripada getah buah popi yang terdapat atau berasal dari negara-negara Timur Tengah dan Asia.Lain-lain jenis opiat seperti metadon adalah dadah sintetik/tiruan.

Ganja

tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).

Amfetamin

Amfetamin atau Amphetamine atau Alfa-Metil-Fenetilamin atau beta-fenil-isopropilamin, atau benzedrin, adalah obat golongan stimulansia (hanya dapat diperoleh dengan resep dokter) yang biasanya digunakan hanya untuk mengobati gangguan hiperaktif karena kurang perhatian atau Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada pasien dewasa dan anak-anak. Juga digunakan untuk mengobati gejala-gejala luka-luka traumatik pada otak dan gejala mengantuk pada siang hari pada kasus narkolepsi dan sindrom kelelahan kronis.

Pada awalnya, amfetamin sangat populer digunakan untuk mengurangi nafsu makan dan mengontrol berat badan. Merk dagang Amfetamin (di AS) antara lain Adderall, dan Dexedrine. Sementara di Indonesia dijual dalam kemasan injeksi dengan merk dagang generik.

Obat ini juga digunakan secara ilegal sebagai obat untuk kesenangan (Recreational Club Drug) dan sebagai peningkat penampilan (menambah percaya diri atau PD). Istilah “Amftamin” sering digunakan pada campuran-campuran yang diturunkan dari Amfetamin.

 

Kokain

senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat. Kokaina merupakan alkaloid yang didapatkan dari tumbuhan koka Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan. Daunnya biasa dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.

Saat ini kokaina masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokaina diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfina dan heroina karena efek adiktif.

Alkohol

minuman yang mengandung etanol. Etanol adalah bahan psikoaktif dan konsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran. Di berbagai negara, penjualan minuman beralkohol dibatasi ke sejumlah kalangan saja, umumnya orang-orang yang telah melewati batas usia tertentu.

Gejala-Gejala Pemakaian Narkoba Yang Berlebihan

  1. Opiat (heroin, morfin, ganja)

    1. perasaan senang dan bahagia
    2. acuh tak acuh (apati)
    3. malas bergerak
    4. mengantuk
    5. rasa mual
    6. bicara cadel
    7. pupil mata mengecil (melebar jika overdosis)
    8. gangguan perhatian/daya ingat
  2. Ganja

    1. rasa senang dan bahagia
    2. santai dan lemah
    3. acuh tak acuh
    4. mata merah
    5. nafsu makan meningkat
    6. mulut kering
    7. pengendalian diri kurang
    8. sering menguap/ngantuk
    9. kurang konsentrasi
    10. depresi
  3. Amfetamin (shabu, ekstasi)

    1. kewaspadaan meningkat
    2. bergairah
    3. rasa senang, bahagia
    4. pupil mata melebar
    5. denyut nadi dan tekanan darah meningkat
    6. sukar tidur/ insomnia
    7. hilang nafsu makan
  4. Kokain

    1. denyut jantung cepat
    2.  agitasi psikomotor/gelisah
    3. euforia/rasa gembira berlebihan
    4. rasa harga diri meningkat
    5. banyak bicara
    6. kewaspadaan meningkat
    7. kejang
    8. pupil (manik mata) melebar
    9. tekanan darah meningkat
    10. berkeringat/rasa dingin
    11. mual/muntah
    12. mudah berkelahi
    13. psikosis
    14. perdarahan darah otak
    15. penyumbatan pembuluh darah
    16. nystagmus horisontal/mata bergerak tak terkendali
    17. distonia (kekakuan otot leher)
  5. Alkohol

    1.  bicara cadel
    2.  jalan sempoyongan
    3. wajah kemerahan
    4. banyak bicara
    5. mudah marah
    6. gangguan pemusatan perhatian
    7. nafas bau alkohol
  6. Benzodiazepin (pil nipam, BK, mogadon)

    1. bicara cadel
    2. jalan sempoyongan
    3. wajah kemerahan
    4. banyak bicara
    5. mudah marah
    6. gangguan pemusatan perhatian