Menjelaskan Jenis-Jenis Hujan dengan singkat

Berikut Ini Merupakan Jenis-Jenis Hujan.

1. Berdasarkan Proses Terjadinya

  • Hujan siklonal

    yakni jenis hujan yang terjadi karena suatu udara panas yang naik dan disertai dengan angin berputar.

  • Hujan Senithal

    yakni jenis hujan yang sering terjadi di suatu daerah sekitar ekuator(garis khayal yang membagi bumi menjadi bagian utara dan selatan), akibat dari terjadinya pertemuan Angin Pasat Timur Laut dengan Angin Pasat Tenggara. lalu angin tersebut naik dan membentuk suatu gumpalan-gumpalan awan di sekitar ekuator yang berakibat awan menjadi jenuh dan turunlah hujan.

  • Hujan Orografis

    yakni salah satu jenis hujan yang terjadi dikarenakan angin yang mengandung suatu uap air yang bergerak horizontal. Angin tersebut akan perlahan naik menuju pegunungan , suhu udaranya yang menjadi dingin yang sehingga terjadi suatu kondensasi. Terjadilah hujan di sekitar pegunungan.

  • Hujan Frontal

    yaitu jenis hujan yang terjadi jika massa udara yang dingin bertemu dengan massa udara yang panas. Tempat pertemuan antara kedua massa itu bisa disebut dengan bidang front. Karena lebih berat, pada massa udara dingin menjadi yang berada lebih di bawah. Di sekitar bidang front inilah sering terjadi hujan lebat yang biasa disebut dengan hujan frontal.

  • Hujan Muson atau Hujan Musiman

    yakni jenis hujan yang terjadi karena Angin Musim (Angin Muson). Penyebab terjadinya sebuah Angin Muson yakni dikarenakan adanya suatu pergerakan semu tahunan Matahari antara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan.

    Di Indonesia, hujan muson terjadi pada bulan Oktober sampai dengan April. Sementara di pada kawasan Asia Timur terjadi pada bulan Mei sampai dengan Agustus. Siklus inilah yang menyebabkan adanya musim penghujan dan musim kemarau.

2.Berdasarkan Ukuran Butirannya

  • Hujan Gerimis

    yakni jenis hujan yang diameter butirannya kurang dari 0.5 mm.

  • Hujan Salju

    yakni jenis hujan yang terdiri dari sebuah kristal-kristal es yang suhunya berada di bawah 0 derajat Celcius.

  • Hujan Batu Es

    yakni jenis hujan curahan batu es yang turunnya dalam sebuah cuaca panas dari awan yangg suhunya dibawa 0 derajat Celcius.

  • Hujan Deras

    yakni jenis hujan yang curahan air yang turun dari awan dengan suhu diatas 0 derajat Celcius dengan diameter kurang lebih 7 mm.

3.Berdasarkan Besar Curah Hujan (Definisi BMKG)

  • Hujan Sedang

    yakni memiliki diameter berukuran 20-50 mm perhari.

  • Hujan Lebat

    yakni memiliki diameter berukuran 50-100 mm perhari.

  • Hujan Sangat Lebat

    yakni memiliki diameter berukuran di atas 100 mm perhari.