Menjelaskan Jenis-Jenis Energi dengan singkat

Berikut ini adalah jenis-jenis dari energi, sebagai berikut:

  • Energi kinetis

Energi kinetis atau energi gerak (juga disebut energi kinetik) merupakan energi yang dimiliki oleh benda disebabkan gerakannya.

Energi kinetis dapat diartikan sebagai sebuah benda yang diartikan sebagai usaha yang dibutuhkan agar dapat menggerakkan benda dengan massa dalam jumlah tertentu dari kondisi diam hingga mencapai kecepatan tertentu.

  • Energi potensial

Energi potensial sebagai energi yang dapat memperngaruhi sebuah benda karena tempat atau posisi (ketinggian) benda  cenderung menuju arah tak terhingga dengan arah dari gaya yang dihasilakan dari energi potensial. Satuan SI sebagai alat mengukur energi dan usaha yakni Joule (simbol J).

  • Energi panas bumi

Energi panas bumi merupakan energi panas yang terbentuk dari kerak bumi. Temperatur di bawah kerak bumi dapat bertambah dengan bertambahnya kedalaman. Suhu di dalam pusat bumi mencapai sekitar 5400 °C. Menurut Pasal 1 UU No.27 tahun 2003 tentang Panas Bumi. Panas Bumi sebagai sumber energi panas yang ada (terkandung) pada uap air, air panas, dan batuan bersama mineral dan gas, yang secara genetik secara keseluruhan tidak bisa dipisahkan oleh suatu sistem Panas Bumi dan untuk pemanfaatannya perlu proses penambangan lagi.

  • Energi internal

Energi dalam atau internal sebagai energi kinetik yang dihubungkan dengan energi gerakan (molekul-molekul), dan energi potensial di hubungkan dengan getaran rotasi dan energi listrik dari atom-atom di dalam molekul.

  • Energi surya

Energi surya merupakan energi panas dan sinar dari matahari. Energi yang dapat dimanfaatkan dengan memakai teknologi seperti pemanas surya, listrik panas surya, fotovoltaik surya, fotosintesis buatan, arsitektur surya.

  • Tenaga angin

Tenaga angin sebagai pengumpulan sebuah energi yang dapat berguna dari angin. Pada tahun 2005, kapasitas generator tenaga-angin mencapai 58.982 MW, hasil ini kurang dari 1% penggunaan listrik yang ada dunia. Hasil  tenaga angin bisa lebih dari empat kali lipat antara tahun 1999 dan 2005.

  • Energi kimia

Energi kimia sebagai energi yang keluar yang menghasilkan interaksi elektron di mana dua atau lebih molekul/atom berkombinasi sehingga dapat menghasilkan senyawa kimia yang stabil.

  • Energi Otot

Energi berasal dari tubuh merupakan energi otot pada manusia. Dan manusia yang bergerak dari organ tubuh akan menghasilkan energi. Contohnya jika manusia memindahkan benda, benda yang terabgkat oleh manusia dihasilkan dari otot.