Menjelaskan Jenis jenis Cerita Fiksi dan Contoh karya Fiksi dengan singkat

Di atas kita sudah membahas secara sekilas jenis-jenis karya sastra fiksi. Untuk lebih jelasnya, berikut ini jenis-jenis cerita fiksi:

  • Novel

Novel merupakan sebuah cerita fiksi yang menceritakan seorang tokoh utama yang penuh dengan pro dan kontra di dalam ceritanya. Mulai dari awal hingga akhir, novel memiliki klimaks atau ending.

Ciri-ciri novel adalah

  • Tidak dibaca sekali duduk
  • Plot mengarah ke insiden atau kejadian jamak
  • Watak tokoh dilakukan pengembangan secara penuh.
  • Dimensi ruang dan waktu yang lebih luas, cerita lebih luas dan bisa mencapai keutuhan secara inklusi.

Beberapa contoh novel diantaranya adalah:

  1. Dilan 1990
  2. Siti Nurbaya
  3. Tenggelamnya Kapal Vander Wick
  4. Ketika Cinta Bertasbih
  • Roman

Roman adalah karya fiksi yang menceritakan kehidupan seorang atau beberapa tokoh mulai dari lahir hingga kematiannya. Cerita roman biasanya banyak mengandung hikmah dan cenderung mengarah pada cerita klasik. Roman juga banyak jenisnya seperti Roman petualangan, Roman Psikologis, Roman percintaan, dan lain-lain.

Beberapa contoh karya sastra berbentuk Roman, yaitu:

  1. Katak Hendak Jadi Lembu (Roman Psikologi)
  2. Gadis Empat Zaman (Roman Percintaan)
  3. Si Dul Anak Jakarta (Roman Anak dan Remaja)
  4. Neraka Dunia (Roman Pendidikan)
  5. Mencari Pencuri Anak Perawan (Roman Kriminal dan Detektif)
  • Cerpen

Cerpen adalah karya fiksi dengan cerita yang lebih pencdek dan lebih padat dibanding novel dan roman.

Ciri-ciri cerpen adalah:

  • Bisa dibaca dalam sekali duduk
  • Plotnya mengarah hanya kepada suatu insiden atau kejadian tunggal
  • Watak tokoh tidak dikembangkan secara penuh apabila tokoh itu baik maka hanya kebaikan saja yang diceritakan sedangkan sifat lainnya tidak
  • Dimensi ruang dan waktunya terbatas, cerita lebih berisi, memusat dan mendalam, mencapai keutuhan secara ekslusi.

Beberapa judul cerpen diantaranya:

  • Dear Mantan, karya Rizki Dwi Lestari
  • Piala Untuk Riska, karya Yacinta Artha Prasanti
  • Maafkan Aku Rakyatku, karya Hamka Firmansyah
  • Menyesal, karya Flawless
  • Sekardus Uang Cinta Untuk Lala, karya Benny Hakim Benardie