Menjelaskan Industri dan Industrialisasi dengan singkat

Pengertian Industri

Semua kegiatan manusia dalam bidang ekonomi yang sifatnya produktif dan komersial. Jumlah dan macam industri berbeda-beda untuk tiap negara atau daerah. Pada umumnya, makin maju tingkat perkembangan perindustrian di suatu negara atau daerah, makin banyak jumlah dan macam industri, dan makin kompleks pula sifat kegiatan dan usaha tersebut.

Argumentasi industrialisasi

Ada empat argumentasi dalam industrialisasi, dimana masing- masing dari argumentasi mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Jenis keunggulan

kelebihan

kekurangan

Argumentasi keunggulan komparatif (compartive advantage) Industri akan unggul, sumber daya ekonomi akan teralokasikan dengan baik Jenis produk kurang diminati
Teori keterkaitan industrial (industrial linkage) Mampu menggerakan sektor lain Kurang efisien
Argumentasi kesempatan kerja Sangat manusiawi karena berbasis pada penciptaan lapangan kerja Kurang dapat menggerakan sektor lain
Argumentasi loncatan teknologi Memicu perkembangan industri sektor lain Boros defisa

Strategi industrialisasi. Terdapat dua macam pola dalam industrialisasi  yang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing- masing.

Pola strategi industrialisasi

kelebihan

kekurangan

Pola substitusi impor Industri akan bertumbuh besar Industri akan tidak kunjung dewasa (ketergantungan)
Pola substitusi ekspor Menumbuhkan devisa negara Tergantung pada pasar

Argumentasi dan strategi industrialisasi di indonesia

Selaras dengan negara- negara lain, di indonesia sektor industri juga diharapkan mampu menjari penggerak sektor- sektor lain. Dalam perkembangan perekonomian indonesia selalu diwarnai dengan pertumbuhan dan perkembangan industrialisasi. Argumentasi industrialisasi indonesia pada mulanya didominasi dengan argumentasi keterkaitan industrial (industrial linkage), namun sekarang berubah menjadi argumentasi loncatan teknologi (hi- tech). Industri di indonesia pada awalnya mengembangkan substansi impor namun seiring berkembangnya zaman indonesia mengubah sustansi industrialisasinya menjadi substansi ekspor.