Menjelaskan Granulopoiesis dengan singkat

Granulosit dan monosit dalam darah dibentuk dalam sumsum tulang dari suatu sel prekusor yang sama. Dalam seri granulopoietik, sel progenitor, mieloblas, promielosit dan mielosit membentuk sekumpulan (pool) sel mitotik atau proliferatif, sedangkan metamielosit, granulosit batang, dan segmen membentuk kompartemen pematangan pasca mitosis. Sejumlah besar netrofil batang dan segmen ditahan dalam sumsum tulang sebagai “pool persendian” atau kompartemen penyimpanan.

Sumsum tulang biasanya mengandung lebih banyak sel mieloid dari pada eritroid dengan perbandingan 2:1 sampai 12:1, dengan proporsi terbesar berupa netrofil dan metamielosit. Pada keadaan stabil atau normal, kompartemen penyimpanan sumsum tulang mengandung 10-15 kali dari jumlah granulosit yang ditemukan dalam sel darah tepi. Setelah pelepasannya dari sumsum tulang, granulosit hanya menghabiskan waktu 6-10 jam dalam darah sebelum pindah ke dalam jaringan tempat mereka melaksanakan fungsi fagositiknya. Dalam aliran darah, terdapat dua kelompok yang biasanya berukuran hampir sama-kelompok yang bersikulasi/circulating pool (termasuk dalam hitung darah) dan kelompok yang ditepi/marginating pool (tidak termasuk dalam hitung darah). Diperkirakan netrofil rata-rata menghabiskan waktu selama 4-5 hari dalam jaringan sebelum dirusak selama kerja pertahanan atau akibat penuaan.

Leukositosis basofil (basofillia) yaitu peningkatan jumlah basofil darah diatas 0,1 x 109/1 jarang terjadi. Penyebab umumnya adalah kelainana mieloproliferatif seperti leukimia mieloid kronik atau polisitemia vera. Peningkatan basofil reaktif kadang-kadang ditemukan pada miksedema, selam infeksi cacar atau cacar air, dan pada kolitis ulseratif (Hoffbrand dkk, 2005).