Menjelaskan Fungsi Sel Darah Putih dengan singkat

Fungsi Sel Darah Putih (Leukosit) ialah sebagai berikut :

  • Berfungsi menjaga kekebalan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit
  • Melindungi badan dari serangan mikroorganisme pada jenis sel darah putih granulosit dan monosit
  • Mengepung darah yang sedang terkena cidera atau infeksi
  • Menangkap dan menghancurkan organisme hidup
  • Menghilangkan atau menyingkirkan benda-benda lain atau bahan lain seperti kotoran, serpihan-serpihan dan lainnya.
  • Mempunyai enzim yang dapat memecah protein yang merugikan tubuh dengan menghancurkan dan membuangnya
  • Menyediakan pertahanan yang cepat dan juga kuat terhadap penyakit yang menyerang.
  • Sebagai pengangkut zat lemak yang berasal dari dinding usus melalui limpa lalu menuju ke pembuluh darah
    Pembentukan Antibodi di dalam tubuh.

Granulosit dan monosit mempunyai peranan penting dalam pelindungan badan terhadap mikroorganisme. Dengan kemampuannya sebagai fagosit (fago-saya makan), mereka memakan bakteri bakteri hidup yang masuk ke peredaran darah. Melalui mikroskop adakalanya dapat dijumpai sebanyak 10-20 mikroorganisme tertelan oleh sebutir granulosit. Pada waktu menjalankan fungsi ini mereka disebut fagosit. Dengan kekuatan gerakan amuboidnya ia dapat bergerak bebas didalam dan dapat keluar pembuluh darah dan berjalan mengitar seluruh bagian tubuh. Dengan cara ini ia dapat : mengepung daerah yang terkena infeksi atau cedera, menangkap organismehidup dan menghancurkannya, menyingkirkan bahan lain seperti kotoran-kotoran dan sebagi tambahan granulosit memiliki enzim  yang dapat memecah protein, yang memungkinkan merusak jaringan hidup, menghancurkan dan membuangnya. Dengan cara ini jaringan yang sakit atau terluka dapat dibuang dan penyembuhan dimungkinkan.

Sebagai hasil kerja fagositik  dari sel darah putih, peradangan dapat dihentikan sama sekali. Mengenai fungsi limfosit sedikit yang diketahui. Mereka tidak memiliki gerakan amuboid, terapung-apung didalam aliran darah dan juga terdapat dalam jaringan limfe dari semua bagian badan. Mereka tidak memakan bakteri, tetapi diduga bahwa mereka membentuk antibodi (badan penangkis) penting yang melindungi tubuh terhadap infeksi khronik dan mempertahankan tinggkat kekebalannya (imunitas) tertentu terhadap infeksi.

 Leukositosis adalah istilah untuk menunjukan penambahan jumlah keseluruhan sel darah putih dalam darah, yaitu jika penambahan melampaui 10.000 butir per milimeter kubik. Leukopenia berarti berkurangnya jumlah sel darah putih sampai 5000 atau kurang.

Limfositosis pertambahan jumlah limfosit Agranulositosis   suatu penurunan jumlah granulosit atau sel polimorfonuklear secara menyolok (Evelyn Pearce, 2008).