Menjelaskan Fungsi Ginjal dengan singkat

Berikut ini adalah beberapa Fungsi Ginjal

  • Menyaring zat-zat sisa metabolisme dari dalam darah
  • Mempertahankan keseimbangan cairan tubuh
  • Menjaga tekanan osmosis dengan cara mengatur keseimbangan garam-garam dalam tubuh
  • Mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari cairan tubuh dengan cara mengeluarkan kelebihan asam/basa melalui urine
  • Mengeluarkan sisa-sisa metabolisme seperti urea, kreatinin, dan amonia
  • Menghasilkan hormon erythropoetin yang berperanan dalam membantu pembuatan sel darah merah
  • Mengaktifkan vitamin D untuk memelihara kadar kalsium darah dan kesehatan tulang

     

Fungsi ginjal homeostasis

Ginjal mengatur pH, konsentrasi ion mineral, dan komposisi air dalam darah. Ginjal mempertahankan plasma darah pH dalam kisaran 7,4 melalui pertukaran hidronium dan hidroksil ion. Akibatnya, urin yang diproduksi bisa asam pada pH 5 atau basa pada pH 8.

Tingkat natrium homeostasis ion dikendalikan melalui proses yang melibatkan aldosteron untuk meningkatkan penyerapan ion natrium di tubulus berbelit-belit.

Kenaikan atau penurunan tekanan osmotik darah karena kekurangan atau kelebihan air akan segera dideteksi oleh hipotalamus yang akan memberi sinyal pada kelenjar pituitari dengan umpan balik negatif. Kelenjar pituitari mensekresi hormon antidiuretik (vasopresin, untuk menekan sekresi air), menyebabkan perubahan tingkat absorpsi air pada tubulus ginjal. Akibatnya, konsentrasi cairan jaringan akan kembali menjadi 98%.