Menjelaskan Fungsi dan Peranan Pendidikan dalam Masyarakat dengan singkat

Membahas tentang peran dan fungsi pendidikan dalam masyarakat ada berbagai macam pendapat. Wuradji, menyatakan bahwa pendidikan sebagai lemaga konservatif memiliki fungsi sebagai berikut.

  1. Fungsi sosialisasi
  2. Fungsi kontrol sosial
  3. Fungsi pelestarian budaya Masyarakat
  4. Fungsi latihan dan pengembangan tenaga kerja
  5. Fungsi seleksi dan alokasi,
  6. Fungsi pendidikan dan perubahan sosial
  7. Fungsi reproduksi budaya
  8. Fungsi difusi kultural,
  9. Fungsi peningkatan sosial
  10. Fungsi modifikasi sosial.

Jeane H. Ballantine (1983) menyatakan bahwa fungsi pendidikan dalam masyarakat itu sebagai berikut

  • fungsi sosialisasi
  • fungsi seleksi, latihan dan alokasi
  • fungsi inovasi danperubahan sosial
  • fungsi pengembangan pribadi dan social.

Meta Spencer dan Alec Inkeles (1982) menyatakan bahwa fungsi pendidikan dalam masyarakat itu sebagai berikut

  1. memindahkan nilai-nilai budaya
  2. nilai-nilai pengajaran
  3. peningkatan mobilitas sosial
  4. fungsi stratifikasi
  5. latihan jabatan
  6. mengembangkan dan memantapkan hubungan hubungan sosial
  7. membentuk semangat kebangsaan, (8) pengasuh bayi.

Dari tiga pendapat tersebut di atas, tidak ada perbedaan tetapi saling melengkapi antara pendapat yang satu dengan pendapat yang lain:

Fungsi Sosialisasi

Pendidikan diharapkan bisa memiliki peran dalam proses sosialisasi pada masyarakat dapat menjalankan fungsinya dengan baik, sehingga proses sosialissasi dapat berjalan dengan mulus dan lancar. Oleh sebab itu, orang tua serta keluarga memberiharapan kepada sekolah agar bisa melaksanakan proses tersebut dengan sebaik-baiknya. Pada lembaga ini para guru berperan sebagai model serta bisa mengemban amanat dari para orang tua (keluarga serta masyarakat) supaya anak didik dapat memahami serta mengadopsi nilai-nilai yang bisa diterapkan dimasa yang akan datang.

Fungsi Kontrol

Sekolah dalam memberikan nilai-nilai serta loyalitas kepada tatanan kepada masyarakat harus berfungsi untuk lembaga pelayanan sekolah agar melakukan kontrol sosial. Lewat pendidikan seperti itu, individu dapat mengambil nilai sosial serta melakukan interaksi pada kehidupan sehari-hari.

Fungsi Pelestarian Budaya Masyarakat

Sekolah selain memiliki fungsi dan tugas untuk mempersatu budaya-budaya etik yang beragam, sekolah juga harus melestarikan nilai-nilai budaya daerah yang masih bisa dipertahankan contohnya kesenian, bahasa daerah, budi pekerti serta upaya mendayagunakan sumber daya lokal untuk kepentingan umum dan sebagainya.

Fungsi Pendidikan dan Perubahan Sosial

Peran dan fungsi pendidikan dalam perubahan sosial untuk dapat meningkatkan kemampuan perserta didik yang yang analisis kritis berperan untuk menanamkan keyakinan serta nilai-nilai baru terhadap cara berfikir manusia. Pendidikan pada masa modern ini telah berhasil menciptakan generasi abru dengan daya kreasi serta bisa berfikir kritis, sikap tidak mudah dalam situasi yang ada dan sikap yang tanggap pada perubahan. Cara tersebut akan bisa melepaskan diri dari ketergantungan pada bantuan orang lain. Dengan demikian perserta didik selain dapat memahami perubahan sosial juga bisa sebagai agen perubahan itu sendiri.

Fungsi Sekolah dalam Masyarakat

Mengenai adanya tiga bentuk pendidikan yaitu pendidikan formal, pendidikan informal dan pendidikan nonformal. Pendidikan formal disebut juga sekolah. Oleh karena itu sekolah bukan satu-satunya lembaga yang menyelenggarakan pendidikan tetapi masih ada lembaga-lembaga lain yang juga menyelenggarakan pendidikan. Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan mempunyai dua fungsi yaitu sebagai partner masyarakat dan sebagai penghasil tenaga kerja. Sekolah sebagai partner masyarakat akan dipengaruhi oleh corak pengalaman seseorang di dalam lingkungan masyarakat.