Menjelaskan Fungsi Asam Nukleat dengan singkat

DNA menyimpan informasi (kode) tentang jenis protein yang harus dibentukoleh suatu sel. Informasi genetic adalah relasi antara urut-urutan basa nitrogen dalam DNA menentukan urut-urutan asam amino dalam protein.struktur kode genetic itu disebut kodon. Kodon adalah rangkaian tiga nukleotida dalam urutan yang khas. Setiap kodon menentukan satu asam amino yang akan digunakan untuk sintesis protein.sel yang baru mempunyaiinformasi genetic yang identik dengan sel asal. Kadang suatu kekeliruan terjadi pada pembentukan kromosom baru.yang mengakibatkan perubahan sifat genetic. Hal seperti ini sering disebut mutasi.

Berbagai Fungsi Asam Nukleat

Ada beberapa fungsi penting lain dari asam nukleat yaitu sebagai berikut:

  • Menyimpan
  • Menstransmisi
  • Mentranslasi informasi genetik
  • Metabolisme antara (intermediary metabolisme)
  • Reaksi-reaksi informasi energi
  • Koenzim pembawa energi
  • Koenzim pemindah asam asetat
  • Zat gula
  • Senyawa amino
  • Biomelekul lainnya
  • Dan koenzim reaksi oksidasi reduksi

Asam nukleat merupakan polinukleotida yakni polimer yang satuan penyusunnya ialah nukleotida. Nukleotida terdiri atas 3 komponen yakni basa nitrogen, pentosa (gula berkarbon lima) dan gugus fosfat. Ada dua golongan basa nitrogen yakni pirimidin terdiri atas timin (T) sitosin (S) dan urasil (U), sedangkan purin terdiri atas adenine (A) dan guanine (G).

Yang berdasarkan jenis nukleotidanya maka asam nukleat dibedakan menjadi dua macam yaitu:

  • Asam ribonukleat (RNA)
  • Dan Asam deoksiribonukleat (DNA)

Molekul DNA dan RNA memiliki beberapa perbedaan pokok, DNA hanya memiliki satu macam jensi. Sedangkan RNA memiliki tiga macam jenis yakni m-RNA (messenger RNA sebagai pembawa pesan), r-RNA (ribosomal RNA terdapat dalam ribosom), dan t-RNA (transfer RNA untuk membawa asam amino).

Nukleotida tidak hanya terdapat dalam molekul DNA dan RNA tetapi juga terdapat dalam molekul lainnya sebagai penyimpanan energi dan koenzim. molekul nukleotida penyimpan energi, misalnya adenosin monofosfat (AMP), adenosine difosfat (ADP), adenosine tripospat (ATP), guanosin monofosfat (GMP), guanosin trifosfat (GTP), stridin trifosfat (STP), dan uridin monofosat (UMP). Molekul nukleotida yang digunakan sebagai koenzim, contohnya ialah nikotinamida adenine dinukleotida (NAD), flavin adenine dinukleotida (FAD), dan flavin mononukleotida (FMN).