Menjelaskan Determinan Stratifikasi Sosial dengan singkat

Jika melihat jenjang kepangkatan dalam birokrasi atau di dalam dunia kemiliteran, maka posisi jabatan seseorang dalam struktur kepegawaian dapat dengan mudah diidentifikasikan. Berbeda dengan persoalan bagaimana mengidentifikasi posisi di dalam struktur masyarakat yang luas sangat heterogen, misalnya mana yang lebih timggi kedudukannya direktur perusahaan besar atau rektor perguruan tinggi ternama?.

Memang masih diakui bahwa hingga saat ini determinasi untuk mengukur posisi seseorang di dalam struktur sosial belum memiliki patokan yang pasti. Hanya saja secara umum determinasi dari stratifikasi sosial dapat dilihat dari dimensi usia, jenis kelamin, agama, kelompok etnis dan lain-lain.

Di dalam struktur masyarakat yang semakin modern, perbedaan sosial yang terbentuk dan berkembang di dalam struktur masyarakat umumnya tidak lagi didasarkan pada hal-hal yang bersifat adikodrati seperti perbedaan jenis kelamin dan usia. Kemudian Jeffris dan Ransford membedakan dimensi stratifikasi sosial menjadi 3 macam yaitu:

  1. Hierarki Kelas (Class Hierarchies)
  2. Hierarki Kekuasaan (Power Hierarchies)
  3. Hierarki Status (Status Hierarchies)