Menjelaskan Contoh Teks Anekdot Menyindir Teman dengan singkat

Pertemanan dan persahabatan memang terkadang naik turun. Seringkali semua itu dapat berawal dan berakhir dari sebuah sindiran. Perhatikan 3 contoh teks anekdot menyindir teman berikut ini..

28. Judul: Secara Tak Langsung

Jono dan Joni adalah sahabat dekat. Suatu hari Jono cerita ke Joni bahwa ia sedang naksir dengan Nita, teman sekelas mereka.

Joni memiliki ciri hitam, dekil, rambut kribo, bibir tebal, hidung kayak dilempar sembarangan. Sedangkan Nita memiliki ciri tak jauh beda dengan bintang iklan shampoo.

Suatu hari keatika sedang berkumpul, Jono berkata ke Nita, “Nit, sebenarnya, ada yang naksir kamu tahau, di kelas ini.”

“Alah..yang bener, lu. Siapa emang?” tanya Nita.

“Gue nggak mau sebut nama.”

“Alaa.. pelit, lu. Bilang aja nggak ada, ya kan?” tukas Nita.

“Eh, beneran. Inisialnya, J.”

“Itu mah, elu!” potong Nita.

“Bukan. Cirinya item, dekil, kribo, bibir tebel, hidung asal nemplok.”

“Bwahahaa.. itu mah Joni. Ciyee… Joni.” Seluruh teman sekelas menyoraki Joni yang sedang mengerut di pojokan.

Pada contoh anekdot menyindir teman tersebut, Jono menyindir Joni untuk mengungkapkan perasaannya.

29. Judul: Pelengkap

Toni sudah dikenal sebagai mahasiswa yang tidak tertarik dengan belajar, tapi mau aman. Hampir dalam setiap tugas kelompok, ia  hanya berperan sebagai pemandu sorak.

Suatu hari, Eca sang mahasiswi teladan, dikelompokkan dengan Toni. Eca pun protes mentah-mentah kepda dosennya.

“Pak dosen nggak tahu sih, di kelompok ini ada benalu cuma ngeramaiin aja, nggak ikut mikir, dan nggak mau kerja.”

Toni pun memerah di pojokan.

30. Judul: Nggak Punya Malu

Sinta terbiasa datang ke kampus dengan penuh gaya. Bajunya selalu klimis. Smartphonnya generasi terbaru yang lagi hits. Tiap weekend, selalu posting lagi liburan di satu tempat.

Hampir semua orang kagum, hampir semua, kecuali Santi. Karena Sinta masih punya hutang kepada Santi.

Saking kesalnya, maka ketika Sinta upload foto di instagram pun, Santi menulis komen. “Asyik banget liburannya. Kalau udah pulang, utangnya segera dibayar ya, biar ga jadi gantungan leher di akhirat.”

Tak ketinggalan, Santi upload si story-nya sendiri. “Ada loh, orang yang gayanya kemahalan, ke salon 2 mingguan, tiap weekend liburan, tapi utang 2 juta nggak dibayar bertahun-tahun. Dicicil pun enggak. Itu masih punya malu apa ya?”

Besoknya, Sinta langsung transfer 100% lunas.