Menjelaskan Contoh Pengamatan Sel Hewan dan Tumbuhan dengan singkat

Tujuan:

  • Mengamati sel: Tumbuhan (daun Rhoe Discolor) dan Hewan (sel epitel pipi)
  • Membandingkan sel hewan dan tumbuhan.
  • Mengukur sel.
  • Mengamati transportasi membran dalam sel (Ollium cepa)

Alat dan bahan:

  1. Mikroskop binokuler
  2. Silet kecil
  3. Kaca benda
  4. Gelas pengukur
  5. Pipet
  6. Tusuk gigi
  7. Daun Rhoe discolor.
  8. Sel epitel pipi
  9. Bawangmerah
  10. Metilen blue
  11. Larutan garam
  12. Kaca penutup
  13. Air
  14. Penggaris
  15. Larutan gula.

Cara kerja Pengamatan sel :

  • Nyalakan mikroskop sesuai aturan.
  • Ambil sel epidermis daun dengan silet.
  • Taruh sel epidermis, kasih air dan taruh di kaca objek tutup dengan kaca penutup.
  • Ambil sel epitel pada pipi dengan tusuk gigi kemudian lakukan seperti langkah kedua dan tetesi metilen blue.
  • Amati preparat dan gambar hasil yang diamati.
  • Kemudian ambil sel epidermis bawang merah dan terapkan langkah ke dua dan juga tetesi dengan metilen blue .
  • Kemudian gunakan perbesaran terkecil dan mengukur ruang garis pada bidang pandang .
  • Tentukan Question Mikroskopdan menghitung jumlah sel . Masukkan data dalam rumus. (diameter bidang pandang/QM)
  • Setelah itu menggambar hasil pengamatan di buku masing-masing.
  • Tetes larutan gula ke dalam preparat mikroskop dan mengamati selama 15 menit. Kemudian mencatat dan mengamati apa yang terjadi dengan sel epidermis bawang yang ditetesi larutan gula.
  • Lakukan langkah seperti no 10 pada preparat mikroskop no 2 dengan menetesi larutan garam.
  • Menggambar hasil pengamatan setelah ditetesi kedua larutan tersebut.
  • Kemudian menghitung kembali dengan rumus seperti langkah no 8 dan menggambarnya.

Hasil Pengamatan

1. Hasil pengamatan sel tumbuhan dan epitel pipi

Keterangan Sel Tumbuhan :

  • Bentuk sel tumbuhan terlihat seperti segi 6
  • Terdapat stomata di salah satu sel
  • Terdapat dinding sel

Keterangan Sel Hewan :

  • Tidak ada dinding sel
  • Terlihat inti selnya

2. Hasil pengamatan bawang merah sebelum dan setelah diberi larutan gula.

Sel bawang merah :

  • Punya dinding sel.
  • Tetapi berbeda dengan sel tumbuhan tidak punya stomata.

Sel bawang merah sesudah ditetesi larutan garam:

  • Sel terlihat pecah pecah
  • Meninggalkan bercak hitam
  • Terlihat mengkerut.

Sel bawang merah sesudah ditetesi larutan gula :

  • Terlihat tambah tebal pada setiap sel
  • Agak kembung.

Pembahasan

1. Membandingkan bentuk sel .

Sel hewan Sel tumbuhan
Punya dinding sel Tidak punya dinding sel
Punya stomata Tidak punya stomata
Sel berbentuk seperti segi 6 Bentuk tidak teratur

2. Mengukur sel.

  • Sel Tumbuhan:
    1. Perbesaran awal: 4 x
    2. Bidang garis : 4mm= 4000 µm
    3. QM = 40 ÷ 4 =10
    4. Jumlah sel = 4
    5. Ukuran sel =Diameter bidang ÷ QM
    = 4000 µm ÷ 10 = 400 µm
    = 400 µm ÷ 4 = 100 µm = 0,1 mm
  • Sel bawang merah :
    1. Perbesaran awal : 4x
    2. Bidang garis = 4 bidang = 40000 µm
    3. QM= 40/4=10
    4. Jumlah sel = 2
    5. Ukuran sel = d ÷QM
    = 4000µm ÷ 10 = 400 µm
    = 400 µm ÷2= 200 µm = 0,2 mm

  • Pada bawang merah yang ditetesi garam terlihat pecah-pecah dan meninggalkan bekas hitam.

Kesimpulan

Dari data di atas kami dapat menyimpulkan bahwa sel tumbuhan dan sel hewan berbeda maupun organel dan ukuran. Serta sel bawang merah yang diberi larutan garam akan mengalami perunahan salah stunya mengalami plasmolysis, dan jika diberi larutan gula selnya akan mengalami penebalan dan pengembungan.