Menjelaskan Contoh Majas Sinekdoke Pars Pro Toto dengan singkat

  • Kepala seekor rusa terkena tembakan seorang pemburu.
  • Pak Budi banting tulang demi sesuap nasi untuk menafkahi anak dan istrinya.
  • Awan berwarna hitam yang muncul menutupi langit menjadi pertanda akan turun hujan.
  • Batang hidungnya tidak tampak lagi setelah bertengkar dengan Sheila.
  • Di setiap nafasku berhembus aku selalu berdoa kepada Tuhan.
  • Aku selalu ingin bersama dirimu dan menggenggam erat tanganmu sampai akhir hayat.
  • Anak durhaka itu memutuskan untuk angkat kaki dari kediaman orang tuanya kemudian pergi membawa dana pensiunan ayahnya.
  • Harga jual sapi itu per kepala dipatok sangat mahal karena pandemi.
  • Ruangan kepala sekolah berada di lantai 2, Anda harus menaiki anak tangga terlebih dahulu untuk ke sana.
  • Jutaan mata sangat antusias menghadiri konser salah satu boyband asal Korea.
  • Seorang panglima sukses memikat hati sang raja sehingga diangkat sebagai tangan kanannya.
  • Mungkin sudah menjadi garis tanganku harus hidup dengan penuh lika-liku.
  • Secarik kertas berisi bukti bunuh diri kini telah ditemukan.
  • Suara klasik yang dihasilkan piano memanjakan telingaku di siang hari.
  • Aku sangat kaget sepucuk surat ditemukan di lokerku.
  • Tim pendaki sukses mengibarkan bendera merah putih di puncak Mount Everest.
  • Dari satu pintu ke pintu yang lain ibu itu menjajakan dagangan kolak.
  • Sehelai pakaian diberikan kepada korban banjir di Kalimantan Selatan.
  • Harga tiket masuk wahana bermain anak itu Rp 55.000,00 per kepala.
  • Ibu sudah selesai membuat seloyang masakan serta minuman dalam rangka mengikuti program menebar keberkahan di bulan suci ramadhan.
  • Gadis pemulung itu memiliki paras sangat cantik dan berhasil mencuri hatiku. Bagaimana bisa gadis secantik itu berprofesi sebagai pemulung.
  • Presentasi Bayu tentang digital marketing itu mampu menarik perhatian audiens.
  • Orang yang dermawan itu mewakafkan tanahnya seluas 1500 hektar untuk mendirikan masjid umum.
  • Pendaki itu bersama ransel kesayangannya sudah siap menaklukkan Gunung Rinjani.
  • Para caleg bersaing untuk mengumbar janji manis demi mendapatkan kursi empuk.
  • Para penegak hukum mulutnya sudah disuap sehingga berani membebaskan penjahat-penjahat berkelas kakap itu dari hukuman.
  • Teman saya seorang penjual produk kesehatan, ia menawarkan berbagai produk dari pintu ke pintu.
  • Berhubung garpu dan sendok telah tersedia, dipersilahkan bapak dan ibu untuk menikmati semua hidangan yang sudah disajikan.
  • Ribuan tanaman yang tumbuh di hutan setiap tahunnya terus menerus mengalami penurunan.
  • Nikotin berhasil memangsa otak para generasi emas penerus bangsa Indonesia.
  • Penampilan Tita sangat meriah dan menarik perhatian bagi ratusan pasang mata.
  • Orang yang membelai tanganku dengan lembut dan halus menjadi penyebab hatiku meleleh.
  • Para wisatawan yang datang ke Indonesia kini menjadikan Pulau Bali sebagai tempat perhentian wisata yang wajib untuk dikunjungi.
  • Suaranya hampir sama dengan kicauan burung sehingga mampu meluluhkan hati penonton.
  • Jalan Bhayangkara sesak dipenuhi ratusan tamu yang berkunjung di acara pameran.
  • Koki profesional itu menghidangkan makanan yang memanjakan mulut setiap tamu.
  • Peraturan baru mengenai kenaikan cukai rokok per batang akan berlaku mulai bulan depan.
  • Jika seseorang pulang tengah malam, siap-siap pasti akan menjadi bahan omongan mulut tetangganya.
  • Di sepanjang perjalanan semua mata mengarah kepadaku karena memakai topi koboi.

Penjelasan Contoh Majas Sinekdoke Pars Pro Toto

Coba Anda perhatikan pada kalimat “Kepala seekor rusa terkena tembakan seorang pemburu.” Di sini kata “seekor” menunjukkan bagian dari tubuh binatang, padahal sebenarnya yang dimaksud adalah binatang secara utuh.

Contoh lainnya adalah “Pak Budi banting tulang demi sesuap nasi untuk menafkahi anak dan istrinya.” Makna “sesuap nasi” di sini bukanlah makna yang sebenarnya, namun mewakili makanan sehari-hari agar dapat melangsungkan hidup.