Menjelaskan Contoh Komunikasi Non Verbal dengan singkat

Berikut ini terdapat beberapa contoh Komunikasi Non Verbal, sebagai berikut:

  1. Mengetuk pintu

    Mengetuk pintu adalahsalah satu misal komunikasi non verbal dalam dunia kerja. Mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum menginjak ruangan atasan atau orang yang mempunyai jabatan tertinggi berarti mengindikasikan kesopanan dan memuliakan orang tersebut.

  2. Menggelengkan kepala

    Ketika seseorang sedang mengerjakan diskusi seringkali ada ulasan atau pelajaran yang diamini dan tidak disetujui. Seseorang seringkali lebih memilih untuk mengindikasikan komunikasi melewati komunikasi non verbal laksana menggelengkan kepala ketika tidak mengamini tanggapan seseorang terhadap pelajaran yang sedang dibahas. Menggelengkan kepala pun bermakna keheranan atau tidak percaya. Seorang atasan yang memanggil bawahannya guna menegur sebab telah melakukan kekeliruan yang besar seringkali dengan komunikasi verbal disertai gelengan kepala (komunikasi non verbal) untuk mengindikasikan rasa tidak percaya atau heran terhadap kekeliruan yang sudah diperbuat oleh bawahannya dan dominan besar di perusahaannya.

  3. Berjabat tangan

    Komunikasi non verbal laksana berjabat tangan ini seringkali dilakukan seseorang ketika kesatu kali bertemu. Hal ini mengindikasikan bahwa orang itu menghargai dan menerima hubungan baik. Di samping itu, berjabat tangan pun dapat ditafsirkan sebagai kesepakatan ketika bernegosiasi tentang kerja sama antara sebuah perusahaan dengan perusahaan yang lain.

  4. Tersenyum

    Tersenyum dalam komunikasi non verbal bisa didefinisikan sebagai sikap ramah, menghormati, dan sopan terhadap orang lain. Tersenyum dalam lingkungan kerja mampu memberikan akibat positif dalam hubungan komunikasi, sampai-sampai dapat menambah motivasi karyawan dalam bekerja.

  5. Mengerutkan dahi

    Ketika seorang atasan diam dan mengerutkan dahi berarti ada tindakan atau perkataan yang tidak dimengerti bahkan ada kekeliruan yang tidak disadari oleh bawahannya. Komunikasi non verbal ini lebih gampang dimengerti sebab terjadi secara spontan saat ada perkataan atau tindakan yang janggal. Komunikasi non verbal ini pun menunjukkan kepekaan seseorang terhadap sebuah yang janggal.

  6. Mengigit bibir bawah

    Seseorang yang sedang berkomunikasi dan menggigit bibir bawah berarti orang itu sedang merasa ragu, bohong, dan cemas. Kebanyakan orang yang menggigit bibir tidak dapat diandalkan oleh lawan komunikasinya. Hal ini mengindikasikan bahwa komunikasi non verbal ingin dapat meyakinkan seseorang sebab gerakan tubuh terjadi secara spontan atau tanpa direncanakan.

  7. Menganggukkan kepala

    Seorang yang setuju akan sebuah hal akan berkata dengan verbal atau non verbal melewati anggukan kepala. Menganggukkan kepala berarti orang bakal setuju terhadap sebuah keputusan. Di samping itu, menganggukkan kepala pun dapat ditafsirkan sebagai rasa menghormati. Misalnya, ketika seorang bawahan bertemu dengan atasan maka urusan yang kesatu kali dilakukannya ialah mengucapkan kata “permisi” dan menganggukkan kepala.

  8. Mengangkat satu tangan

    Seorang yang akan menyerahkan tanggapan terhadap meeting atau diskusi dalam sebuah perusahaan maka ia bakal mengusung satu tangannya sebagai tanda kesopanan guna masuk dalam percakapan tersebut. Mengangkat satu tangan pun dapat ditafsirkan sebagai sebuah sapaan dalam memuliakan teman sejawat. Misalnya, ketika berjalan tidak sengaja bertemu dengan teman kolega maka urusan yang biasa dilakukan ialah mengusung satu tangan sebagai tanda sapaan atau usaha memanggil seseorang.