Menjelaskan Contoh Hukum Internasional dengan singkat

  • Hukum Internasional Regional

Merupakan Hukum Internasional yang berlaku/terbatas suatu daerah lingkungan berlakunya, seperti Hukum Internasional Amerika / Amerika Latin, seperti pada konsep landasan kontinen (Continental Shelf) dan konsep perlindungan kekayaan hayati laut (conservation of the living resources of the sea) yang pertama kali tumbuh di Benua Amerika yang sehingga menjadi hukum Internasional Umum.

Baca Juga : 

  • Hukum Internasional Khusus

Hukum Internasional khusus adalah Hukum Internasional dalam suatu bentuk kaedah yang khusus berlaku bagi negara-negara tertentu seperti Konvensi Eropa yang mengenai HAM sebagai cerminan keadaan, kebutuhan, taraf perkembangan dan tingkat integritas yang berbeda-beda dari bagian masyarakat yang berlainan.

Berbeda dengan regional yang tumbuh melalui suatu proses hukum kebiasaan. Didalam sebuah hukum pasti mempunyai asas-asas tidak terkecuali dengan hukum internasional.

Subyek Hukum Internasional

Seperti  telah di sebutkan dalam bagian pengatar bahwa subyek hukum interrnasional meliputi ; negara, tahta suci vatikan, palangmerah internasional , organisasi internasional, individu, pemberontak dan pihak yang bersengketa. Pada bagian ini saya akan mengupas lebih dalam mengenai ini.

  1. Negara

Negara sebagai subyek hukum internasional yaitu negara yang merdeka, berdaulat dan tidak merupakan bagian dari suatu negara.Negara yang berdaulat artinya negara yang mempunyai pemerintah sendiri secara penuh yaitu kekuasaan penuh terhadap warga negara dalam lingkungan kewenangan negara itu.

  1. Tahta suci vatikan

Yang di maksud tahta suci (helige stoel) ialah gereja katolik Roma yang di wakili oleh Paus di Vatikan. Walaupun Vatikan bukan suatu negara sebagai yang di isyaratkannegara pada umunya, tetapi tahta suci itu mempunyai kedudukan sama dengan sebuah negara sebagai subyek hukum internasional.

  1. Palang merah internasional

Palang merah internasional (redd cross) yaitu bantuan medis yang bertugas pada kegiatan perang untuk membantu orang yang tertembak dalam perang, palang merah internasional merupakan subyek hukum internasional.

  1. Individu (manusia)

Manusia sebagai individu dianggap sebagai subyek hukum interrnasional kalau dalam tindakan atau kegiatan yang dilakukanya memperoleh penilaian positif atau negatif sesuai kehendak kehidupan damai masyarakat dunia.

  1. Organisasi internasional

Dalam pergaulan internasional yang menyangkut mengenai hubungan antar negara-negara, maka banyak sekali organisasi yang dibentuk oleh negara-negara itu, bahkan sekarang telah menjadi lembaga hukum.

Baca Juga : 

Menurut perkembanganya, suatu organisasi internasional timbul pada thun 1815 dan menjadi lembaga hukum internasional sejak adanya konres wina, pada tahun 1920 didirikan liga-liga bangsa yang merupakan organisasi internasionaldan angotanya sanggup menjamin suatu perdamaian dunia.  Tetapi dalam perkembangannya liga bangsa-bangsa ini tidak berhasil setelah meletusnya perang dunia ke 2.Setelah itu timbul lah perseritkatan bangsa-bangsa.

  1. Pemberontak dan pihak dalam sengketa

Pemberontak disebut juga subyek hukum internasional bahwa pemberontak itu bertujuan baik yaitu untuk mensjehterakan orang yang ada dalam wilayahnya, sedangankan pihak yang bersengkat di sebut subyek hukum internasional karena pada dasrnya manusia itu ingin mencari keadilan.

Itulah ulasan tentang Asas Hukum Internasional : Pengertian, Sumber, Prinsip & Contoh semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih