Menjelaskan Contoh Hubungan Biotik dan Abiotik dengan singkat

Biotik dan Abiotik adalah komponen pembentuk ekosistem. Biotik dan abiotik merupakan dua faktor yang mempengaruhi perkembangan dan gejala alam pada suatu ekosistem. Kedua faktor tersebut saling berdampingan. Semua benda tidak bernyawa seperti batu, tanah dan kerikil merupakan komponen abiotik, sedangkan yang bernyawa seperti burung, kupu-kupu, dan bunga merupakan komponen biotik.
Berdasarkan objeknya, gejala alam dapat dibedakan menjadi dua yaitu gejala alam biotik dan gejala alam abiotik.

Contoh Hubungan Biotik dgn Abiotik

  • Setiap tumbuhan mengambil air dri lingkungannya (dri dlm tanah),tpi tumbuhan jga membebaskan air ke lingkungan ( ke Udara ) dlm bentuk Uap air.Bersama uap air dari sumber yang lain, nanti akan terbentuk awan dan turun jdi hujan. dan nanti air meresap ke dalam tanah (kembali lagi ke tanah). Dan jga tumbuhan mengambil zat hara dari tanah, dan jga mengembalikannya lgi dlm bentuk dedaunan, dan sisa tumbuhan yg lapuk dan mengalami penguraian.
  • Tanaman Padi melakukan proses Fotosintesis,selain butuh sinar matahari tanaman Padi jga butuh Karbondioksida utk bernapas,air untuk kegiatan Transportasi,dan tanah sebagai Unsur Hara.
  • Cacing tanah yg membutuhkan sisaxx bahan Fragmen/remukan dri tanaman pdi sebagai makanannya dan membuat lubang tanah sebagai tempat tinggalnya.Nanti jka cacing tanah mati akan terurai menjadi bhn Organik/Zat hara semacam Karbon,oksigen,dll.Untukkebutuhan tanaman padi dan kelangsungan hidupnya.

Contoh Gejala Alam Biotik dan Abiotik

Gejala Alam Biotik
Gejala alam biotik merupakan hal-hal yang berkaitan dengan makhluk hidup, Mis: metamorfosis kupu-kupu, fotosintesis, penyerbukan, pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup, dan lain-lain. Gejala alam biotik merupakan ciri-ciri makhluk hidup karena gejala alam biotik hanya dapat dilakukan oleh makhluk hidup. Contoh sifat gejala alam biotik antara lain:

  • Tumbuh dan berkembang
    Semua makhluk hidup akan tumbuh dan berkembang hingga menjadi dewasa.
  • Gerak
    Semua makhluk hidup, manusia, hewan dan tumbuhan menunjukkan kemampuan untuk bergerak.
  • Bernapas
    Bernapas merupakan aktifitas mengambil oksigen dari udara dan melepaskan karbon dioksida yang menjadi identitas utama makhluk hidup.
  • Peka terhadap rangsang
    Makhluk hidup memberi respon terhadap rangsangan dari luar. Mis: kita akan berkeringat saat udara panas.
  • Membutuhkan makanan
    Kebutuhan terhadap makanan merupakan salah satu ciri makhluk hidup karena makhluk hidup membutuhkannya sebagai sumber energi.

Gejala Alam Abiotik
Gejala alam abiotik merupakan hal-hal yang berkaitan dengan sifat fisik dan kimia di luar makhluk hidup, contohnya hujan, pelapukan, erosi, ledakan, tanah longsor dan sebagainya. Contoh sifat gejala alam abiotik antara lain:

  1. Wujud
    Semua benda abiotik dapat dibedakan wujudnya, yaitu padat, cair, dan gas.
  2. Bentuk
    Semua benda abiotik memiliki bentuk yang dapat kita gunakan untuk mengenalinya.
  3. Warna
    Selain bentuk, warna juga bisa menjadi sifat gejala alam abiotik, sehingga dapat dibedakan dengan yang lainnya.
  4. Ukuran
    Ukuran benda abiotik dapat berupa ukuran panjang, berat, volume, suhu, dan sebagainya.
  5. Bau
    Gejala alam abiotik dapat dicirikan berdasarkan baunya, misalkan zat belerang mempunyai bau yang berbeda dengan air kotor.
  6. Rasa
    Beberapa benda abiotik dapat diketahui berdasarkan rasanya, yaitu manis, asam atau netral.
  7. Tekstur
    Benda abiotik dapat juga dikenali dari teksturnya, yaitu halus atau kasar permukaannya.