Menjelaskan CONTOH ADAPTASI FISIOLOGI dengan singkat

Adaptasi fisiologi pada manusia

Tubuh manusia dapat menambah jumlah sel darah merah jika berada di pegunungan yang lebih tinggi. Hal tersebut mampu mengikat oksigen lebih banyak untuk mencukupi sebuah kebutuhan sel-sel tubuh. Mata manusia mampu menyesuaikan dengan intensitas cahaya yang diterimanya. Ketika di tempat gelap, maka pupil kita akan membuka lebar. dan Sebaliknya di tempat yang terang, pupil kita akan menyempit. Melebar atau menyempitnya pupil mata yaitu agar untuk mengatur intensitas cahaya.

  • Jumlah sel darah merah orang yang tinggal di pegunungan lebih banyak jika dibandingkan dengan orang yang tinggal di pantai/dataran rendah.
  • Ukuran jantung para atlet rata-rata lebih besar dari pada ukuran jantung orang kebanyakan.
  • Pada saat udara dingin, orang cenderung lebih banyak mengeluarkan urine (air seni).

Adaptasi fisiologi pada hewan

Berdasarkan jenis makanannya, hewan dapat dibedakan menjadi karnivor (pemakan daging). herbivor memakan tumbuhan), serta omnivor (pemakan daging dan turnbuhan). Penyesuaian hewan-hewan tersebut terhadap jenis makanannya. antara lain terdapat pada ukuran (panjang) usus dan enzim pencernaan yang berbeda. Untuk mencerna tumbuhan yang umumnya mempunyai sel-sel berdinding sel keras, rata-rata usus herbrvor lebih panjang daripada usus karnivor:

Contoh yang lain adalah sebagai berikut.

  1. Kelenjarbau
    Musang dapat mensekresikan bau busukdengan cara menyemprotkan cairan melalui sisi lubang dubur. Sekret tersebut berfungsi untuk menghindarkan diri dari musuhnya.
  2. Kantongtinta
    Cumi-cumi dan gurita memiliki kantong tinta yang berisi cairan hitam. Bila musuh datang, tinta disemprotkan ke dalam air sekitarnya sehingga musuh tidak dapat melihat kedudukan cumi-cumi dan gurita
  3. Mimikri  pada kadal
    Kulit kadal dapat berubah warna karena pigmen yang dikandungnya. Perubahan warna ini dipengaruhi oleh faktor dalam berupa hormon dan faktor luar berupa suhu serta keadaan sekitarnya.

Adaptasi fisiologi pada tumbuhan

Tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh serangga mempunyai bunga yang berbau khas.

Tumbuhan tertentu menghasilkan zat khusus yang dapat menghambat pertumbuhan tumbuhan lain atau melindungi diri terhadap herbivor. Misalnya. semak azalea di Jepang menghasilkan bahan kimia beracun sehingga rusa tidak memakan daunnya.

Inilah beberapa contoh adaptasi fisiologi pada tumbuhan, diantaraya yaitu sebagai berikut :

  • Pohon pisang mempunyai daun yang lebar serta tipis yang dilapisi oleh zat lilin untuk mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
  • Salah satu cara tumbuhan pakis beradaptasi dengan lingkungan yang lembab yakni dengan menggulung daun mudanya.
  • Agar bisa bertahan hidup di daerah perairan pasang-surut pohon bakau mempunyai akar gantung yang fungsinya untuk pernafasan.
  • Terapat jenis tumbuhan yang bisa menghasilkan sejenis zat asam untuk memangsa serangga atau hewan.
  • Pada Eceng gondok dan kangkung air batangnya berongga sehingga bisa hidup dan tumbuh di air.
  • Tumbuhan dikotil yang mempunyai mahkota bunga yang indah, fungsinya untuk menarik serangga agar bisa membantu penyerbukan.
  • Pada Tumbuhan yang berbunga umumnya akan menghasilkan nektar untuk menarik serangga sehingga bisa membantu penyerbukan.

Baca Juga refrensi artikel terkait lainnya disini : 

  •  
  •