Menjelaskan Ciri dan Syarat Interaksi Sosial dengan singkat

Ciri-Ciri Interaksi Sosial

Menurut Tim Sosiologi (2002), ada empat ciri – ciri interaksi sosial, antara lain :

  1. Jumlah pelakunya lebih dari satu orang
  2. Terjadinya komunikasi di antara pelaku melalui kontak sosial
  3. Mempunyai maksud atau tujuan yang jelas
  4. Dilaksanakan melalui suatu pola sistem sosial tertentu

Syarat-syarat terjadinya Interaksi Sosial

Kontak sosial

Hubungan antara satu pihak dengan pihak lain yang merupakan awal terjadinya interaksi sosial, dan masing – masing pihak saling bereaksi antara satu dengan yang lain meski tidak haras bersentuhan secara fisik.

Menurut soekanto (2000) kontak social secara harfiah adalh bersama-sama menyentuh. Secara fisik kontak social baru terjadi apabila ada hubungan fisikal, sebagai gejala social hal itu bukan semata-mata hubungan badaniah, karena hubungan social terjadi tidak saja secara menyentuh seseorang, namun orang dapat berhubungan dengan orang lain tanpa haras menyentuhnya. Misalnya, kontak social terjadi ketika seseorang berbicara dengan orang lain, bahkan kontak social juga dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi, seperti melalui telpon,radio, surat, televise, internet dan sebagainya.

Kontak social dapat berlangsung dalam lima bentuk:

  • Dalam bentuk proses sosialisasi yang berlangsung antara pribadi orang-perorang. Proses sosialisasi ini memungkinkan seseorang mempelajari norma- norma yang terjadi di masyarakatnya. Berger dan lukman (2000) proses ini terjadi melalui proses objektivasi, yaitu interaksi social yang terjadi dalam dunia intersubjektif yang dilembagakan atau mengalami proses institusionalisasi.
  • Antara orrang per orang dengan suatu kelompok masyarakat atau sebaliknya.
  • Antara kelompok masyarakat dengan kelompok masyarakat lain dalam suatu komonitas.
  • Antar orang perorang dengan komunitas masyarakat global di dunia internasional.
  • Antar orang perorang, kelompok, masyarakat dan dunia global, dimana kontak social terjadi secar simultan di antara mereka.

Kehidupan seseorang saat ini telah masuk pada dunia yang serba pilihan. Seseorang dapat memilih seseorang hidup dalam kelompok atau hidup dalm masyarakat, bahkan ia boleh hidup dalam dunia yang serba global. Artinya:         seseorang dapat

memilih apakah dalam masyarakat local atau global atau memilih kedua-duanya, yaitu glokal (global- lokal), maka kontak-kontk social menjadi sangat majemuk dan rumit.

Secara konseptual kontak social dapat dibedakan antara kontak social primer dan kontak social sekunder.

  1. Kontak social primer yaitu kontak social yang terjadi secara langsung antara seseorang dan orang atau kelompok masyarakat lainnya secara tatap muka.
  2. Kontak social sekunder yaitu kontak social yang terjadi melalui perantara yang sifatnya manusiawi maupun teknologi.

Ketika masyarakat saat ini telah berkembang dengan tingkat kemajuan teknologi informasi semacam ini, maka kontak-kontak social primer dan sekunder semakin sulit dibedakan satu dengan yang lainnya. Seperti kontak telefon yang menggunakan teknologi teleconference dimana kontak terjadi antara orang-perorang (orang dengan kelompok dsb.), secara tatap muka dan orang salimng menyapa dari tempat yang berjauhan dan sangat jauh.

Komunikasi

Artinya berhubungan atau bergaul dengan orang lain. Sosiologi menjelaskan komunikasi sebagai sebuah proses memaknai yang dilakukan oleh seseorang terhadap informasi, sikap dan perilaku orang lain berbentuk pengetahuan, pembicaraan, gerak-gerik atau sikap, perilaku dan perasaa- perasaan, sehingga seseorang membuat reaksi-reaksi terhadap informasi,  sikap dan perilaku tersebut berdasarkan

padapengalaman yang pernah dia alami. Fenomena komunikasi dipengaruhi oleh media yang digunakan, sehingga media digunakan kadang kala juga ikut mempengaruhi isi informasi dan penafsiran. Dalam komunikasi ada tiga unsur penting yang selalu menyertai dalam tiap situasi komunikasi , yaitu sumber informasi, media, dan penerima informasi. Sumber informasi adalah seseorang atau institusi yang memiliki bahan informasi untuk disebarkan pada masyarakat luas. Media adalah saluran yang digunakan untuk kegiatan pemberitaan oleh sumber berita, berupa media interpersonal yang digunakn secara tatap muka atau media massa yang digunakan untuk khalayak umum. Sedangkan penerima informasi adalah orang atau kelompok dari masyarakat yang menjadi sasaran informasi atau yang menerima informasi.

Selain tiga unsure tadi yang terpenting dari komunikasi adalah aktivitas memaknai informasi yang disampaikan oleh sumber informasi dan pemaknaan yang dibuat oleh khalayak terhadap informasi yang diterimanya.

Pemaknaan terhadap informasi bersifat subyektif dan kontekstual. Subyektif artinya masing-masing pihak memiliki kapsitas untuk memaknai informasi yang disebarkan atau diterimanya berdasarkan pada apa yang diyakini,dirasakan dan dimengerti berdasarkan pengetahuan kedua pihak. Sedangkan kontekstual adalah bahewa pemaknaan itu berkaitan erat dengan kondisi waktu dan tempat dimana informasi itu ada dan kedua pihak ada.