Menjelaskan Ciri-ciri Dongen dengan singkat

Dongeng termasuk cerita rakyat dan merupakan bagian tradisi lisan yang disampaikan dari mulut ke mulut. Sastra lisan tersebut mempunyai beberapa tanda atau ciri-ciri yang menandakan dongeng atau sastra lisan sebagai berikut.

Menurut Pudentia (1998:187) mengemukakan “Ada dua ciri pokok yang dapat digunakan, yaitu

  • Dikatakan dan didengar, dan
  • Situasi tatap muka.”

Maksud dari pendapat tersebut, penulis jelaskan bahwa yang termasuk ciri-ciri sastra lisan yaitu ada yang menjadi pembicara untuk mengatakan atau menyampaikan dan ada pula yang menjadi pendengar dalam keadaan tatap muka tanpa ada panghalang waktu.

Pendapat di atas, diuraikan lebih lengkap lagi menurut Danandjaja (2007: 3) yang mengemukakan bahwa ciri-ciri dongeng sebagai berikut :

  1. Penyebaran dan pewarisannya dilakukan secara lisan, yakni disebarkan melalui tutur kata dari mulut ke mulut (atau dengan suatu contoh yang disertai dengan gerak isyarat, dan alat pembantu pengingat), dari satu generasi ke generasi berikutnya; disebarkan diantara kolektif tertentu dalam waktu yang cukup lama;
    ada dalam versi yang berbeda-beda. Hal ini diakibatkan oleh cara penyebaran dari mulut ke mulut ( lisan);
  2. Bersifat anonim, yaitu nama penciptanya sudah tidak diketahui orang lagi;

  3. Biasanya mempunyai bentuk berumus atau berpola seperti kata klise, ungkapan-ungkapan
    tradisional, kalimat-kalimat atau kata-kata pembukaan dan penutup baku;
  4. Mempunyai kegunaan (function) dalam kehidupan bersama suatu kolektif, sebagai alat pendidik, pelipur lara, protes sosial dan proyeksi keinginan yang terpendam; bersifat pralogis, yaitu mempunyai logika tersendiri yang tidak sesuai dengan logika umum; menjadi milik bersama dari kolektif tertentu. Hal ini disebabkan penciptanya yang pertama sudah tidak diketahui lagi, sehingga setiap anggota kolektif yang bersangkutan merasa memilikinya;

  5. Bersifat polos dan lugu, sehingga seringkali kelihatannya kasar, terlalu spontan. Hal ini dapat dimengerti bahwa dongeng juga merupakan proyeksi emosi manusia yang paling jujur manifestasinya
    Berdasarkan pendapat di atas penulis simpulkan bahwa ciri-ciri dari dongeng yaitu penyebarannya melaui lisan dari mulut ke mulut dan penciptanya tidak diketahui lagi sehingga menjadi milik bersama, serta mempunyai kegunaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ciri-Ciri Lain Dongeng

  • Menggunakan alur sederhana.
  • Cerita singkat dan bergerak cepat.
  • Karakter tokoh tidak diuraikan secara rinci.
  • Ditulis dengan gaya penceritaan secara lisan.
  • Terkadang pesan atau tema dituliskan dalam cerita.
  • Biasanya, pendahuluan sangat singkat dan langsung
  • Diceritakan dengan memakai alur yang sederhana.
  • Alur ceritanya yang singkat dan cepat.
  • Tokoh yang ada didalam cerita tidak diceritakan secara detail.
  • Peristiwa yang ada didalam cerita kebanyakan fiktif atau khayalan.
  • Ditulis dengan gaya pencitraan dengan secara lisan.
  • Lebih menekankan pada bagian isi atau persitiwa.