Menjelaskan Cara penulisan kalimat langsung  dengan singkat

  1. Susunan kutipan-pengiring

  • Bila kutipan ada di awal kalimat, masukkan tanda petik pembuka dan tulis kutipannya diawali dengan huruf besar.
  • Tambahkan tanda titik, tanda seru atau anda tanya di akhir kutipan.
  • Masukkan tanda petik penutup di akhir kutipan.
  • Ikuti dengan spasi.
  • Masukkan pengiring tanpa diselipkan tanda koma dan huruf besar.
  • Akhiri pengiring dengan tanda titik.

 

Contoh : “Apa yang harus ku lakukan?” gumam Ratu Gading Mas.

  1. Susunan pengiring-kutipan

  • Bila kutipan ada di akhir kalimat, tuliskan pengiringnya dulu seperti menulis kalimat biasa.
  • Selipkan tanda koma sebelum menambahkan kutipan.
  • Selipkan spasi.
  • Masukkan tanda petik pembuka dan awali kutipan dengan huruf besar.
  • Tambahkan tanda titik, tanda seru atau anda tanya di akhir kutipan.
  • Masukkan tanda petik penutup di akhir kutipan.

Contoh : Lalu Ratu berkata kepada pengawalnya, “Suruh kedua wanita itu menghadapku!”

  1. Susunan kutipan, pengiring dan kutipan lagi.

  • Ulang cara menulis kalimat langsung yang susunannya pengiring-kutipan, tetapi jangan taruh tanda titik di belakang pengiring.
  • Taruh tanda koma di belakang pengiring.
  • Selipkan spasi
  • Masukkan tanda petik pembuka dan tetapi jangan awali kutipan dengan huruf besar.
  • Tambahkan tanda titik, tanda seru atau anda tanya di akhir kutipan.
  • Masukkan tanda petik penutup di akhir kutipan.

Contoh : “Tunggu!” teriak penasehat ratu,  “lebih baik kita selidiki dulu masalahnya.”