Menjelaskan Berdasarkan jenis unsur yang membentuknya Idiom dengan singkat

  • Idiom yang terdiri dari bagian tubuh

Pateda (1989:114) menyebutnya sebagai diri manusia, dengan istilah Antropomorfis, yakni unsur-unsur yang membentuk diri manusia (tubuh manusia), misalnya hati, jantung, mata dan lain sebagainya. Contoh:

Rendah hati

“Tidak angkuh”

Idiom (20) mengunakan bagian tubuh manusia sebagai unsur leksikal, yaitu hati. Bagian tubuh manusia yang bernama hati merupakan inti dari perasaan manusia yang sesungguhnya.

  • Idiom yang terdiri dari kata indra

Idiom dibentuk dari perubahan kegiatan tanggapan indra satu ke indra yang lain. Pateda mengistilahkannya dengan sinestetik (1989:115). Indra adalah alat untuk melihat, mendengar, meraba, merasa dan membau sesuatu secara naluri ( intuitif). Contoh:

Berdarah dingin

“Kejam”

Merupakan perubahan tanggapan dari indra peraba yaitu dingin ke indra perasa, yaitu kejam

  • Idiom nama warna

Yaitu idiom yang menggunakan nama-nama warna sebagai unsur leksikalnya. Contoh:

Merah muka

marah

  • Idiom nama benda alam

Idiom yang menggunakan nama-nama benda alam sebagai unsur leksikalnya, seperti matahari, bumi, bulan dan lain sebagainya. Contoh:

Bulan terang

“ mujur”.

Idiom (26) menggunakan nama benda alam yaitu bulan sebagai unsur leksikal yang membentuk idiom.

  • Idiom nama-nama binatang

Unsur leksikal yang membentuk idiom berhubungan dengan binatang, bagian-bangiannya dan sifat binatang tertentu yang diperbandingkan dengan sifat-sifat manusia yang Nampak dengan unsur-unsur tubuh hewan. Contoh:

Ular berkepala dua

“Munafik”

Merupakan idiom yang menggunakan nama binatang yaitu ular.

  • Idiom nama atau bagian tumbuhan

Menggunakan unsur leksikal yang dibentuk dari nama-nama tumbuhan maupun bagian dari tumbuhan seperti daun, cabang, buah, batang dan lain sebagainya. Contoh:

Lidah bercabang

“Tidak dapat dipercaya”

Idiom ini menggunakan unsur leksikal bagian tumbuhan yaitu cabang. Cabang merupakan bagian tumbuhan yang menjalar kemana-mana.