Menjelaskan Bentuk Kata dengan singkat

  • Fenom

Fonem merupakan satuan bunyi bahasa yang terkecil yang mampu menunjukan perbedaan  makna dalam ilmu bahasa. Fonem itu ditulis diantara dua garis miring /…/ misalnya bunyi a/,/i,/u/e/,dan/o. Jika satu fonem saja diganti atau dihilangkan atau bahkan ditambahkan maka akan mengubah kata. Fonem dibedakan atas vocal dan konsonan.

Contoh kasta, kista, kusta, kata-kata ini hanya dibedakan oleh fenomena a/,i/, dan u/. Contoh  lainnya yang fenomenanya berupa huruf konsonan misalnya kata jari, hari, tari, lari, kata-kata tersebut dibedakan oleh fonem/j/,/h/,t/,l/. Fungsi fonem itu sendiri untuk membedakan makna perbedaan bunyi. Pada fonem yang membedakan makna ini menegaskan adanya fonem-fonem yang berbeda pula. 

  • Morfem

Morfem adalah suatu bentuk terkecil yang dapat membedakan makna dan atau mempunyai makna. Morfem –an, -di, me-, ter, -lah, jika digabungkan dengan kata makan, dapat membentuk kata makanan, dimakan, memakan, termakan, makanlah yang mempunyai makna baru yang berbeda dengan makna kata makan.

Morfem boleh dibagi dua, yaitu morfem bebas dan morfem terikat.

  • Morfem bebas

    dapat menjalankan fungsinya secara mandiri (dapat diucapkan tersendiri, dan dapat diletakkan dalam hubungan kalimat).

                 Contoh : buku, uang, orang.

  • Morfem terikat

    adalah morfem yang tidak dapat dapat berdiri sendiri dari satu makna. Maknanya baru jelas setelah dihubungkan dengan morfem yang lain. Morfem terikat mencakup :

    • Awalan : Ditambah pada bagian depan kata dasar. Misalnya membaca, menghafal.
    • Akhiran: Ditambah pada bagian belakang kata dasar.
    • Sisipan: Diselit di antara unsur unsur kata dasar. Misalnya telapak (tapak)
    • Apitan: Ditambahkan serentak pada awalan dan akhiran kata dasar. Misalnya, imbuhan per….an dalam permainan
  • Kata

Kata adalah satuan bentuk terkecil (dari kalimat) yang dapat berdiri sendiri dan mempunyai makna. Kata yang terbentuk dari gabungan huruf atau gabungan morfem; atau gabungan huruf dengan morfem, baru diakui sebagai kata bila bentuknya mempunyai makna. Dari segi bentuk, kata dibagi atas dua macam:

a.Kata yang bermorfem tunggal (kata dasar), yaitu kata yang belum mendapat imbuhan.
b.Kata yang bermorfem banyak, yaitu kata yang sudah mendapat imbuhan.