Menjelaskan Anatomi Kura-Kura dengan singkat

Kura-kura memiliki tubuh yang unik. Memiliki kepala yang bisa keluar masuk. Kalau dipandang sebenarnya mirip ular dan reptil lainnya. Empat buah kaki  yang juga berfungsi ganda sebagai sirip – sepasang di depan dan sepasang di belakang. Tubuhnya dilindungi cangkang yang keras, yang biasa disebut Karapas, serta bagian bawah yang disebut Plastron. Kura-kura juga memiliki ekor yang berfungsi untuk penyeimbang saat berenang dan kloaka yang terletak di sekitar ekornya.

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Sauropsida
Ordo: Testudinata
Linnaeus, 1758

Subordo

  • Cryptodira
  • Pleurodira
  • Mengenai suku-suku Testudinata, lihat pada uraian.

Kura-kura jantan cenderung memiliki tubuh (karapas) dan kepala yang lebih langsing dibanding betina. Dimana ukuran panjang tubuh kura-kura jantan itu sekitar 40% lebih ketimbang lebar badannya. Sedangkan kura-kura betina memiliki ukuran tubuh (karapas) dan kepala yang cenderung lebih lebar dibanding kura-kura jantan. Ukuran panjang tubuh (karapas) hanya sekitar 10% lebih panjang dari lebar tubuhnya. Dengan melakukan pengukuran ini, kita bisa tahu apakah kura-kura peliharaan anak kita itu jantan atau betina tanpa perlu membeli kura-kura lain sebagai pembandingnya. Jika sudah terbiasa melihat porsi panjang dan lebar dari karapas ini, tentu saja anak-anak akan sangat terbantu setiap kali mereka kita ajak ke pet shop atau melihat pameran binatang.