Menjelaskan Akulturasi Kebudayaan Indonesia dengan Kebudayaan Islam dengan singkat

Budaya Islam di Indonesia telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia, namun dalam perkembangannya, pola dasar kebudayaan setempat yang tradisional masih tetap kuat, sehingga terdapat suatu bentuk perpaduan kebudayaan itu disebut dengan akulturasi kebudayaan.

  • Seni bangunan

Perpaduan antara seni budaya Indonesia dan budaya Islam dalam bangunan dapat dilihat melalui bangunan masjid, makam dan bangunan yang lainnya.

  • Aksara dan Seni Rupa

Penulisan aksara-aksara arab di Indonesia, biasanya dipadukan dengan seni jawa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Huruf-huruf arab yang ditulis sangat indah yang disebut seni kaligrafi. Seperti juga jenis seni rupa Islam lainnya perkembangan seni kaligrafi arab di Indonesia kurang begitu pesat dibanding dengan negara lain.

Seni kaligrafi biasanya digunakan untuk hiasan masjid, motif hiasan batik, batu nisan dll. Sampai saat ini seni kaligrafi terus berkembang di Indonesia, terutama dalam seni ukir sebagaimana dikembangkan oleh masyarakat dari Jepara.

  • Seni Sastra

Perkembangan seni sastra Indonesia pada zaman Islam berkisar sekitar Selat Malaka dan di Jawa. Dibandingkan dengan seni sastra zaman hindu, hasil-hasil seni sastra zaman Islam tidak terlalu banyak yang sampai pada kita disebabkan seni sastra daerah belum sebagai tempat menyimpan dan meneruskan hasil karangan sastra Islam kepada kita.

Sebagian besar seni sastra zaman Islam yang berkembang di Indonesia mendapat pengaruh dari Persia.

  • Filsafat dan Ajaran Islam

Dalam perjalanannya, Islam sebagai agama mengalami banyak perkembangan dalam alam pikir yang pada hakikatnya untuk mengimbangi perkembangan jiwa masyarakat pendukungnya, dalam abad ke-8 M tersusun dasar-dasar ilmu fiqih, ilmu kalam dan ilmu tasawuf, ketiga ilmu itulah yang mendasar pada filsafat dan pegangan umat Islam.

  • Sistem Pemerintahan

Sejalan dengan melemahnya kekuasaan kerajaan Hindu-Budha di Indonesia, pedagang-pedagang Islam dan para mubaligh menggunakan kesempatan untuk memperoleh keuntungan dagang dan politik.

Mereka juga mendukung munculnya daerah-daerah yang menyatakan diri sebagai kerajaan bercorak Islam. Dalam perkembangan selanjutnya di daerah-daerah lain mulai bermunculan sistim pemerintahan bercorak Islam dan pada abad 10 M Islam sudah hampir tersebar di seluruh Indonesia.

  • Gubahan Seni Sastra Zaman Hindu

Seni sastra zaman Hindu tidak kurang peranannya dalam perkembangan sastra Islam di Jawa. Seni sastra yang muncul pun pada zaman Hindu disesuaikan dengan perkembangan keadaan zaman Islam.

Disamping seni sastra juga terdapat kitab suluk (primbon). Kitab ini bercorak megis dan berisi ramalan-ramalan dan penentuan hari baik dan buruk serta pemberian makna pada suatu kejadian.