Menjelaskan Agama dan Kepercayaan Suku Tehit dengan singkat

Orang Tehid percaya bahwa wua “roh” orang yang baru mati akan pergi ke mlfitain, disana wua akan mengawasi anak cucunya yang masih hidup diatas dunia. Bila terjadi pelanggaran maka wua akan datang menjelma ke dalam bentuk pengganggu. Tujuan sebenarnya ialah supaya anak cucunya tidak melanggar lagi.

Wua bisa datang dalam bentuk penyakit, babi perusak tanaman atau menutupi rezeki orang dalam berburu dan pekerjaan lainnya. Gangguan wua itu disebut khlembet ysimari “diawasi arwah”, hal ini hanya bisa diatasi dengan memberikan hea “sesajen” atau melakukan sambe “permintaan maaf” dengan bantuan mimit “dukun”. Wua yang terkenal jahat disebut khol, roh ini hanya takut kepada tali nggameri atau Na Agow yang berkedudukan di ik “langit”.

Mata Pencaharian Suku Tehit

Orang tehid yang diam di daerah berawa-rawa hidup dari mata pencaharian menebang dan mengumpulkan pati sagu, sedangkan yang diam di tanah kering membuka ladang untuk ditanami ubi, keladi, labu dan lain-lain.