Menjelaskan Agama dan Kepercayaan Suku Mentawai dengan singkat

Mayoritas orang Mentawau memeluk agalam Katolik dan sebagian beragama Protestan, Islam atau Bahai. Walaupun demikian sebagai besar orang Mentawai tetap memegang teguh religinya yang asli ialah Arat Bulungan. Arat berarti “adat” dan bulungan berasal dari kata bulu “daun”.

Dalam religinya bukan hanya manusia yang mempunyai jiwa, tetapi juga hewan, tumbuh-tumbuhan, batu, air terjun sampai pelangi dan juga kerangka suatu benda. Selain dari jiwa ada berbagai macam ruh yang menempati seluruh alam semesta yakni di laut, udara dan hutan belantara.

Menurut keyakinan orang Mentawai jiwa manusia atau magere terletak di ubun-ubun kepala. Jiwa itu suku berpetualang di luar jasmani saat orangnya tidur yang merupakan mimpinya. Bila jiwa keluar dari tubuh bisa terjadi bahwa jiwa itu bertemu denga ruh jahat, akibatnya tubuh akan sakit dan bila jiwa dalam keadaan itu mencari perlindungan pada ruh nenek-moyang maka tubuh mungkin akan meninggal. Jiwa tak akan kembali lagi ke tubuh dan menjadi ketsat “ruh”.