Menjelaskan Agama Dan Kepercayaan Suku Bentong dengan singkat

Kehidupan orang Bentong diwarnai oleh kepercayaan pemujaan terhadap roh nenk moyang dan benda-benda yang dikeramatkan. Mereka percaya bahwa pemujaan “arajang” akan mendatangkan keselamatan dan harus dilakukan untuk menghindari kutukan.

Benda-benda arajang ialah keris, tombak, perisai, payung dan lain-lain yang dikeluarkan pada saat tertentu. Benda yang dianggap sakit ini dikeluarkan untuk dipuja pada saat pelantikan pimpinan adat, perkawinan, bencana alam dan peristiwa lain yang dianggap penting.

Baca Juga : 

Pemujaan lain dilakukan terhadap pantansa yakni rumah-rumahan kecil yang berwarna kuning sebagai lambang dewa. Berbagai upacara juag dilakukan pada saat penebaran bibit padi dan masa panen di ladang. Upacara itu dipimpin oleh pinati atau dukun yang berperan sebagai perantara manusia dengan roh nenek moyang. Pada masa terakhir ini mereka telah beragama Islam. Upacara perkawinan dan penguburan telah disesuaikan dengan hukum Islam. Walaupun demikian unsur kepercayaan asli tadi masih tampak bertahan juga.