Tujuan Indonesia mengadakan kontak dagang dengan Amerika

Hai kawan-kawan, admin akan memberikan uraian tentang alasan Indonesia melakukan kontak dagang dengan Amerika. Semoga saja penjelasan singkat tentang tujuan Indonesia melakukan kontak dagang dengan Amerika ini bermanfaat banyak.

Tujuan Indonesia melakukan misi dagang ke Amerika Serikat adalah:

  • Untuk memperkuat hubungan Internasional antara kedua negara
  • Untuk membandingkan produk yang di produksi di Indonesia dengan yang di prduksi di Amerika dari segi kualitas, modal, dan efisiensi.
  • Untuk menambah pangsa pasar Indonesia di bidang Sumber Daya Alam, karena Amerika bukan merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya.

Tujuan mengadakan kontak dagang dengan perusahaan swasta Amerika (Isbrantsen Inc.) adalah membuka jalur diplomatis ke berbagai negara di mana usaha tersebut dirintis oleh BTC (Banking and Trading Corporation) atau Perseroan Bank dan Perdagangan, suatu badan perdagangan semipemerintah yang membantu usaha ekonomi pemerintah, dipimpin oleh Sumitro Joyohadikusumo dan Ong Eng Die.

Usaha ini dirintis oleh BTC (Banking and Trading Corporation), suatu badan perdagangan semi-pemerintah yang dipimpin oleh Dr. Sumitro Djojohadikusumo dan Dr. Ong Eng Die. Dalam transaksi pertama pihak Amerika Serikat bersedia membeli barang-barang ekspor dari Indonesia seperti gula, karet, teh, dan sebagainya.

KapalĀ Isbrantsen Inc. yang masuk ke pelabuhan Cirebon adalah kapal Martin Behrmann yang mengangkut barang-barang pesanan RI dan akan memuat barang-barang ekspor dari RI. Akan tetapi kapal itu dicegat oleh kapal Angkatan Laut Belanda dan diseret ke pelabuhan Tanjung Priuk dan seluruh muatannya disita.

Dengan adanya Blokade ekonomi dari Belanda ini dilakukan dengan menutup (memblokir) pintu keluar-masuk perdagangan RI terutama melalui jalur laut dan pelabuhan-pelabuhan penting. Blokade ini dilakukan mulai bulan November 1945.

Adapun alasan dari pemerintah Belanda melakukan blokade ini adalah : Mencegah masuknya senjata dan peralatan militer ke Indonesia, Mencegah kelurnya hasil-hasil perkebunan milik Belanda dan milik asing lainnya. Melindungi bangsa Indonesia dari tindakan-tindakan yang dilakukan oleh bangsa lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *