Apa yang dimaksud dengan Sel Diploid

yang dimaksud dengan Sel diploid adalah sesuatu yang merujuk kepada sebutan untuk sel atau individu yang memiliki sel dengan dua set genom. Setiap genom dalam sel berpasangan dengan homolognya berdasarkan ukuran panjang kromosom.

Sel diploid adalah terbentuk dari fertilisasi sel-sel gamet yang haploid. Sel-sel gamet haploid melebur sehingga kromosom-kromosom bercampur dalam satu sel membentuk sel diploid.

Dalam reproduksi seksual gamet-gamet menghasilkan keturunan yang membawa sifat genetik dari peleburan gamet-gamet tersebut (umumnya dikenal sebagai gamet jantan dan gamet betina) Jumlah kromosom sel haploid disingkat (n), sedangkan diploid (2n) karena merupakan kelipatan jumlah set kromosom dasar atau disebut poliploid yang euploid.

Sel-sel yang diploid dapat membelah menjadi sel-sel diploid lainnya melalui proses mitosisdan membentuk struktur somatik. Hal ini dapat terjadi karena kromosom bereplikasi sebelum sel membelah. Melalui mitosis sel akan mempertahankan jumlah set kromosomnya sehingga sel yang baru terbentuk memiliki jumlah kromosom yang sama dengan kromosom sel asalnya.

Sel diploid dapat menghasilkan sel yang haploid dengan proses meiosis untuk membentuk sel gamet. Peristiwa ini terus terjadi melalui proses reproduksi dan fertilisasi hingga membentuk suatu siklusyang berkelanjutan jika individu terus tumbuh dan berkembang biak.

Apa itu sel diploid?

Sel diploid (2n) adalah mereka yang memiliki dua set kromosom, yaitu, kromosom dalam sel-sel ini disusun berpasangan. Setiap pasangan memiliki kromosom yang sama (dalam hal ukuran dan bentuk) dan dengan gen yang sama. Kromosom yang sama ini disebut homolog.

Sel diploid, pada kebanyakan hewan, berkembang biak dan membentuk organisme multiseluler. Ini berarti bahwa semua sel dalam tubuh kita, kecuali gamet, memiliki 46 kromosom. Namun, pada beberapa organisme, fase diploid hanya pada zigot, seperti halnya dengan beberapa ganggang dan ragi.

Perbedaan sel diploid dan sel haploid

  1. Sel Diploid mengandung dua set lengkap (2n) dari kromosom, sedangkan Sel haploid memiliki setengah jumlah kromosom (n) sebagai diploid – yaitu sel haploid hanya berisi satu set lengkap dari kromosom.
  2. Sel Diploid bereproduksi dengan cara mitosis membuat sel-sel yang merupakan tiruan yang sama persis. Sedangkan Sel haploid adalah hasil dari proses meiosis, suatu tipe pembelahan sel dimana sel diploid membelah untuk menghasilkan sel bibit haploid. Sel haploid akan bergabung dengan sel haploid lainnya saat pembuahan.