15 aliran seni rupa modern

Seni rupa modern adalah seni rupa yang tercipta atas ide serta wujud yang tak terbatas pada budaya atau aturan kuno (pakem) suatu daerah, inilah 15 aliran seni rupa modern.

15 aliran seni rupa modern

  1. Naturalisme
  2. Realisme
  3. Romantisme
  4. Impresionisme
  5. Dadaisme
  6. Futurisme
  7. Surealisme
  8. Pop Art (Popular Art)
  9. Post Modern (Kontemporer)
  10. Ekspresionisme
  11. Kubisme
  12. Fauvisme
  13. Konstruktivisme
  14. Neo-Klasik
  15. Abstraksionisme.

Sebutkan 4 Sifat Seni Rupa Modern

  • Mengusung Nilai Baru (Novelty)
  • Orisinal
  • Eksperimental
  • Pembaruan (Inovation)

Sebutkan 12 Ciri Seni Rupa Modern

  • Mulai dominan bentuk-bentuk geometris (pengaruh ilmu geometri)
  • Tidak terikat pada pakem-pakem tradisi atau budaya
  • Ornamen-ornamen tradisional ditinggalkan
  • Penjabaran visual lebih ekspresif dan bebas, namun tetap berbasis pada berbagai penemuan filsafat, prinsip-prinsip dan ilmu yang baru.
  • Tidak memiliki kepentingan lembaga diluar seni itu sendiri
  • Rasionalitas/Rationality
  • Universal, tidak terpaku pada satu aliran
  • Kreatif, selalu mencoba menciptakan yang baru
  • Berlandaskan seni untuk kepentingan seni itu sendiri
  • Fungsionalitas mulai diangkat dan dipertanyakan
  • Mengutamakan orisinalitas
  • Penguatan dalam konsep dan penuturan ungkapan

Jelaskan sejarah seni rupa modern!

Pada perkembangan seni lukis modern dengan pengekspresian karya seni lukis secara estetis inilah karya seni menjadi sangat produktif dan kreatif, sedangkan tokoh-tokohnya sangat banyak baik di Indonesia maupun dimanapun tempat di dunia ini.

Abad ke 19 merupakan periode pertama yang penuh arti dalam sejarah seni lukis modern. Pada masa itu bermunculan berbagai macam corak dan gaya seni lukis yang secara tidak langsung membedakan dengan sebelumnya. Yang menjadi pusatnya mula-mula adalah Perancis dengan kota Parisnya.

Kemudian Amerika Serikat dengan New York-nya juga memegang peranan penting. Bila dipakai periodisasi sejarah seni rupa modern barat menurut Canaday, mulai dari David dengan aliran neoklasikisme, romantisisme kelompok Barbinson, realisme, impresionisme.

Kemudian disusul dengan munculnya aneka ragam gaya lukisan abad ke 20 seperti fauvisme, Die Bruke, Der Balu Reiter, kubisme, suprematisme, obyektivitas baru, optical art, neo-dadaisme, dan sebagainya.

Kemudian di Inggris dan Amerika Serikat lahir pop-Art, yakni untuk menyebut kecendrungan internasional diantara pelukis dan pematung yang mengembalikan ide-ide mereka ke dunia obyek yang bisa diraba, sebagai reaksi terhadap semua jenis yang abstrak.

Kadang juga pop-art disebut realisme baru.Aliran ini menggambarkan kecendrungan menggunakan benda-benda seperti boneka, mesin-mesin, botol dan kaleng minuman serta barang rongsokan. Ditinjau dari penggunaan material atau media pengungkapan nilai-nilai ide ekspresi estetis, sesuai denga tuntutan zamannya.

Seniman-seniman kreatif telah memanfaatkan dan mengeksploitasi bahan dan teknik-teknik baru hasil kemajuan ilmu dan teknologi abad ke 20. Seni lukis modern merupakan ekspresi estetis dari segala macam ide yang bisa diwujudkan oleh pelukis dalam bentuk-bentuk yang kongkrit dimana kebebasan serta sikap bathin pelukis sangat menentukan proses pembuatan lukisan.

Sesudah pop-art, berkembang pula aliran baru yang dikenal dengan nama environtment-art dan happening-art, sebagai penemuan dan pembaharuan akibat perkembangan teknologi yang mau tidak mau membawa pengaruh besar di bidang seni rupa.