Apa Langkah Metode Ilmiah dan Manfaatnya

Pengertian langkah-langkah metode ilmiah adalah merupakan sesuatu yang merujuk kepada langkah dalam pekerjaan yang dilakukan oleh peneliti untuk mengatasi masalah yang ada.

langkah-langkah metode ilmiah adalah tahap dalam pekerjaan rutin ilmuwan aktif yang dibimbing oleh rasa ingin tahu kemampuan mereka untuk mempelajari urutan dan hubungan antara fenomena yang dipelajari.

Metode ilmiah adalah cara khusus yang digunakan oleh para saintis untuk memecahkan masalah-masalah yang berhubungan dengan upaya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan manusia melalui urutan langkah kerja yang teratur, sistematis, dan terkontrol.

Melalui penerapan langkah-langkah metode ilmiah, berkembang berbagai bidang kajian sains dan biologi sehingga muncullah berbagai macam ilmu pengetahuan baru yang sangat bermanfaat untuk meenunjang upaya pemenuhan kebutuhan hidup manusia sehari-hari.

Sebutkan langkah-langkah metode ilmiah

  • Merumuskan masalah
  • Mengumpulkan keterangan (data)
  • Menyusun Hipotesis
  • Melakukan eksperimen
  • Menarik kesimpulan, konsep
  • Menguji kesimpulan, prinsip, teori,
  • Merumuskan hukum dan konsep.

Apa manfaat metode ilmiah?

  • Memecahkan dan menemukan jawaban rahasia alam yang sebelumnya sudah menjadi teka-teki.
  • Membantu memecahkan permasalahan dengan penalaran dan pembuktian yang memuaskan.
  • Menguji ulang hasil penelitian orang lain sehingga diperoleh kebenaran yang objektif.
  • Dengan melakukan penelitian dan pengujian kembali hasil dari suatu penelitian tersebut ilmu pengetahuan akan semakin berkembang.
  • Setiap orang dapat menguji kembali kebenaran hasil penelitian orang lain sehingga dicapai sebuah kebenaran yang pasti. Disinilah di perlukan kejujuran dan keterbukaan antar peneliti.

Sebutkan 6 ciri-ciri metode ilmiah

  • Bersifat konseptual, artinya proses penelitian dijalankan dengan pengembangan konsep dan teori agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
  • Bersifat empiris, artinya metode yang dipakai didasarkan pada fakta di lapangan.
  • Bersifat logis, artinya dapat memberikan argumentasi ilmiah. Kesimpulan yang dibuat secara rasional berdasarkan bukti-bukti yang tersedia.
  • Memberikan kontribusi artinya bahwa penelitian harus mengandung konstribusi atau nilai tambah teknologi yang ada.
  • Analitis artinya bahwa suatu penelitian harus menunjukkan adanya proses yang tepat untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan metode untuk pemecahan masalah.
  • Bersifat ilmiah artinya penelitian bersifat rasional, di lakukan melalui prosedur yang sistematis dengan menggunakan fakta yang di peroleh secara valid dan kebenarannya bersifat objektif.

Sebutkan 5 fungsi metode ilmiah

  • Agar dapat mencari ilmu pengetahuan yang dimulai dari penentuan masalah, pengumpulan data yang relevan, analisis data dan interpretasi temuan, diakhiri dengan penarikan kesimpulan
  • Supaya mendapatkan pengetahuan ilmiah (yang rasional, yang teruji) kebenaranya
  • Agar dapat menemukan sesuatu yang belum ada pada sebuah ilmu pengetahuan.
  • Supaya dapat menguji kebenaran suatu ilmu pengetahuan yang telah ada
  • Supaya dapat mengembangkan pengetahuan yang sudah ada.

Sebutkan 4 Karakteristik Metode Ilmiah

  1. Logis, adalah Suatu penelitian dikatakan benar bila dapat diterima akal dan berdasarkan fakta empirik. Pencarian kebenaran harus berlangsung menurut prosedur atau kaidah bekerjanya akal yaitu logika. Prosedur penalaran yang dipakai bias dengan prosedur induktif yaitu cara berpikir untuk menarik kesimpulan umum dari berbagai kasus individual (khusus), atau prosedur deduktif yaitu cara berpikir untuk menarik kesimpulan yang bersifat khusus dari pernyataan yang bersifat umum.Sistematik, adalah suatu penelitian harus disusun dan dilaksanakan secara berurutan sesuai pola dan kaidah yang benar, dari yang mudah dan sederhana sampai yang kompleks.
  2. Empirik, adalah suatu penelitian yang didasarkan pada pengalaman sehari-hari, yang ditemukan atau melalui hasil coba-coba yang kemudian diangkat sebagai hasil penelitian.
  3. Replikatif, adalah suatu penelitian yang pernah dilakukan harus di uji kembali oleh peneliti lain dan harus memberikan hasil yang sama bila dilakukan dengan metode, kriteria, dan kondisi yang sama. Agar bersifat replikatif, penyusunan definisi operasional variable menjadi langkah penting bagi seorang peneliti.

6 Tujuan Metode Ilmiah

  • Mendeskripsikan fenomena Mempeorleh pengetahuan yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan suatu fenomena.
  • Menjelaskan hubungan Berusaha untuk menjelaskan hubungan antara fenomena terutama hubungan sebab akibat.
  • Untuk mengembangkan dan menjelaskan Dengan melakukan pengembangan dan usaha menjelasakn melalui teori yang didukung fakta – fakta penunjang.
  • Untuk menerangkan, memprediksi dan mengontrol suatu perubahan.
  • Dengan meneliti akan dapat menerangkan keterkaiatan variabel yang ada.
  • Meramalkan fenomena yang akan terjadi Penjelasan hubungan sebab akibat sangat bergunamembuat generalisasi yang berlaku dan bisa juga menguji kebenaran.

Sebutkan 5 Unsur Metode Ilmiah

  • Karakterisasi – Identifikasi sifat-sifat utama yang relevan milik subjek yang diteliti dengan pengamatan dan pengukuran.
  • Hipotesis – Dugaan teoritis sementara yang menjelaskan hasil pengukuran
  • Prediksi – Deduksi logis dari hipotesis
  • Eksperimen – Pengujian atas hubungan karakterisasi dengan prediksi dan hipotesis
  • Evaluasi dan Pengulangan – Penilaian atas ketepatan hipotesis dan prediksi berdasar hasil yang didapat saat eksperimen, dan pengulangan pada tahap-tahap tertentu apabila tidak didapatkan hasil yang sesuai.

6 Kriteria Metode Ilmiah

  1. Berdasarkan Kenyataan atau Fakta, Keterangan, data dan informasi yang ingin didapatkan, baik itu yang dikumpulkan maupun yang dianalisa harus berdasarkan fakta. Jangan penemuan yang berdasarkan khayalan, legenda, kira-kira dan lain-lain. Jadi intinya harus berdasarkan kenyataan atau fakta yang benar-benar ada.
  2. Bebas dari Prasangka, Harus bersifat bebas dari prasangka dan pertimbangan-pertimbangan yang sifatnya subjektif. Fakta harus dengan alasan dan berdasarkan bukti yang jelas serta objektif. Jadi suatu penelitian harus menunjukan adanya kesesuaian dengan Hipotesis.
  3. Menggunakan Prinsip Analisa, Dalam memahami dan memberikan arti pada permasalahan yang kompleks, haruslah menggunakan prinsip-prinsip analisa. Masalah harus dicari sebab dan juga pemecahannya dengan menggunakan prinsip analisis yang logis. Fakta-fakta yang dapat mendukung tidak dibiarkan sebagaimana adanya atau hanya dibuat derkripsinya saja, akan tetapi semua fakta dan kejadian harus dicari sebab maupun akibatnya dengan menggunakan analisa.
  4. Menggunakan Hipotesis, Pada metode ilmiah, seseorang yang melakukan penelitian harus dituntun dalam proses berfikir menggunakan prinsip analisa. Hipotesis diperlukan untuk memandu pikiran ke arah tujuannya, sehingga hasil yang nanti didapatkan akan mengarah kepada sasarannya.
  5. Menggunakan Ukuran yang Objektif, Seseorang yang melakukan penelitian harus memiliki sikap yang objektif dalam mencari kebenaran. Data dan fakta yang ada harus dianalisis secara objektif, pertimbangan maupun penarikan kesimpulan dari penelitian arus menggunakan pikiran yang benar-benar jernih jadi bukan berdasarkan perasaan seorang peneliti.
  6. Menggunakan Teknik Kuantifikasi, Data ukuran yang sifatnya kuantitatif (jumlah satuan angka) yang biasa haruslah digunakan. Jika terdapat data ukuran misalnya seperti mm, kg, ohm, per detik dan lain-lain harus digunakan. Teknik kuantifikasi yang sering digunakan dan tergolong mudah umumnya menggunakan ukuran rating, ranking dan nominal.