Apa ciri-ciri Spons (Bunga karang)

Fungsi jaringan bunga karang

Bunga karang adalah termasuk tum dikotil, pada tumbuhan dikotil, terjadinya fotosintesis di jaringan parenkim palisade. Sedangkan pada tumbuhan monokotil, fotosintesis terjadi pada jaringan spons. Di daun terdapat stomata yang befungsi sebagai organ respirasi.

4 fungsi jaringan spons (jaringan bunga karang) pada daun adalah:

  1. Sebagai jaringan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil dari fotodintesin yang dihasilkan oleh jaringan palisade.
  2. Sebagai jaringan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan gas serta oksigen yang dibutuhkan oleh daun.
  3. Sebagai jaringan yang berfungsi sebagai tempat kantong udara pada daun yang bertugas dalam hal pertukaran gas yang ikatan pembuluhnya mengandung xilem dan floem.
  4. Sebagai jaringan yang berfungsi tempat ikatan pembuluh darah dari daun itu sendiri.

Apa itu Jaringan spons (jaringan bunga karang?

Jaringan spons (jaringan bunga karang) pada daun adalah bagian dari parenkim dari daun itu sendiri. Jaringan parenkim yang menyusun daun tersebut disebut dengan jaringan mesofil pada daun atau daging daun. Salah satu bagian parenkim itu sendiri adalah jaringan spons atau jaringan bunga karang yakni jaringan yang memiliki bentuk seperti sel – sel parenkim yakni hexagonal yang tersusun sangat longgar sehingga terdapat rongga antar sel yang cukup besar.

Jaringan spons ( jaringan bunga karang ) pada daun ini terletak persis di bawah lapisan palisande. Area ini adalah area longgar yang dikemas dengan banyak kantong udara. Sel – sel yang lebih berbentuk bola dari silinder lebih berbentuk seperi sel – sel di lapisan palisande. Adapun kantung udara besar tersebut memungkinkan untuk pertukaran gas antara daerah yang berbeda dari daun.

Sel – sel di dalam lapisan ini berisi beberapa kloroplas dan karena itu, umumnya tidak bertanggung jawab untuk proses fotosintesis pada tumbuhan. Hal ini tentunya masuk akal ya sobat, karena lapisan yang lebih jauh ke daun yang mana tidak akan mendapatkan banyak sinar matahari sebagai lapisan palisade, yang konon lebih dekat dengan permukaan daun.

Bagaimana Proses Pembentukan Jaringan Spons!

Awal pembentukan dari suatu tumbuhan yaitu diawali dari jaringan. Jaringan tersebut adalah jaringan meristem. Jaringan meristem tersebut akan terpecah atau terbelah secara khusus menjadi beberapa kelompok yang berbeda-beda, kelompok dari terpecahnya jaringan meristem tersebut bisa disebut dengan jaringan sederhana.

Jaringan sederhana ini terdiri dari beberapa sel-sel yang memiliki struktur. Struktur dari jaringan sederhana ini sama seperti jaringan parenkim, jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim. Selanjutnya, jaringan meristem akan mulai aktif untuk membelah diri. Jaringan meristem ini akan membelah diri dengan cara mitosis.

Kemampuan jaringan meristem yang membelah diri dengan cara mitosis secara terus menerus akan menyebabkan terus bertambahnya sel-sel baru. Sehingga sel-sel akan mengalami perubahan sifat sel, serta mengalami diferensiasi. Selain itu, pembentukan berbebagai jaringan komplek yang tidak memiliki kemampuan untuk membelah diri lagi atau menjadi jaringan yang tidak meristematik akan terbentuk, hal ini disebabkan karena terjadinya pembelahan sel.