Pengertian molekul dan berikan contohnya

Pengertian molekul adalah merupakan sesuatu yang merujuk kepada kumpulan dua atom atau bahkan lebih yang ada di dalam suatu susunan tertentu yang terikat oleh gaya kimia atau ikatan kimia. Molekul adalah sekumpulan atau sekelompok atom yang saling berikatan dengan satu sama lainnya dengan sangat kuat atau kovalen, dan bermuatan netral juga dalam susunan tertentu dan cukup stabil.

Pengertian molekul unsur adalah molekul yang terdiri dari satu jenis atom saja, contohnya : H2, O2. Sedangkan molekul senyawa adalah molekul yang terdiri dari 2 jenis atom atau lebih, contohnya : H2O, CH3COOH.

Pengertian molekul unsur adalah

Molekul unsur adalah molekul yang terbentuk atau berasal dari hasil kombinasi unsur atau atom yang satu jenis. Pengertian molekul unsur pada intinya adalah molekul yang terdiri dari satu jenis atom atau unsur saja.

Dan ternyata, penamaan molekul unsur sendiri saling berkaitan dengan jumlah unsur penggabung yang digunakan. Molekul unsur terdiri dari beberapa bagian yaitu dwiatom,  triatom, tetraatom dan lain –lainnya berdasarkan jumlah unsur yang dimiliki. Contoh molekul unsur adalah O2 (Oksigen), N2 (Nitrogen), P4 (Posfor), H2 (Hidrogen) dan lain sebagainya.

Pengertian Molekul senyawa adalah

Lain halnya dengan molekul unsur, pengertian molekul senyawa sendiri adalah molekul yang terbentuk dari beberapa unsur atau atom. Definisi molekul senyawa lainnya adalah molekul yang dihasilkan dari penggabungan unsur atau atom dengan jenis yang berbeda. Jika penamaan molekul unsur sangat sederhana karena terdiri dari banyaknya unsur atau atom yang digunakan.

Penamaan molekul senyawa sedikit lebih rumit karena terdiri dari beberapa unsur berbeda yang dijadikan satu. Contoh dari molekul senyawa diantaranya adalah CO2 atau Karbon Dioksida. Sekedar informasi, CO2 merupakan gabungan dari satu atom karbon dengan dua atom oksigen. H2O (air)  juga merupakan salah satu contoh dari molekul senyawa karena terdiri dari gabungan antara dua atom Hidrogen dengan satu atom oksigen.

Tak hanya dihasilkan dari gabungan dua unsur, molekul senyawa juga bisa dihasilkan dari 3, 4 atau lebih unsur. Misalnya adalah CO(NH2)2 atau Urea yang berasal dari gabungan antara satu atom karbon, dua atom Nitrogen, satu atom oksigen serta empat atom hidrogen yang kemudian dikenal dengan nama urea.

Sebutkan 10 Contoh molekul senyawa!

  1. CO2 (Karbon Dioksida). CO2 merupakan hasil penggabungan 1 atom Karbon dan dua atom Oksigen. Sehingga bisa dilihat bahwa atom H berbeda dengan atom O.
  2. CO (Karbon Monoksida), terdiri dari 1 atom Karbon dan 1 atom Oksigen.
  3. H2O (Air), terdiri dari 2 atom Hidrogen dan 1 atom Oksigen.
  4. CO(NH2)2 (Urea), terdiri dari 1 atom karbon, 1 atom Oksigen, 2 atom N, dan 4 atom Hidrogen.
  5. H2SO4, terdiri dari 2 atom Hidrogen, 1 atom Sulfur (Belerang), dan 4 atom Oksigen.
  6. NH3 (Amonia), terdiri dari 1 atom N dan 3 atom Hidrogen.
  7. HCL (Hidrogen Klorida)
  8. CaO (Kalsium Oksida), terdiri dari 1 atom Kalsium dan 1 atom Oksigen.
  9. C6H12O6 (Gula/Glukosa), terdiri dari 6 atom karbon, 12 atom Hidrogen, 6 atom Oksigen.
  10. CaCO3, terdiri dari 1 atom Kalsium, 1 atom Karbon dan 3 atom Oksigen.

Sebutkan 5 contoh dari molekul unsur!

  • O2 (Oksigen)
  • O3 (Ozon)
  • P4 (Posfor)
  • N2 (Nitrogen)
  • H2 (Hidrogen)

Rumus Molekul

1. Jenis Rumus Kimia

Rumus kimia untuk molekul menggunakan satu baris simbol unsur kimia, angka, dan terkadang juga simbol lainnya, seperti tanda kurung, tanda hubung (dash), tanda kurung siku, dan tanda plus (+) dan minus (−). Ini terbatas pada satu baris tipografi simbol, yang mungkin mencakup subskrip dan superskrip.

Rumus empiris senyawa adalah jenis rumus kimia yang sangat sederhana. Ini adalah rasio bilangan bulat paling sederhana dari unsur kimia pembentuknya. Sebagai contoh, air selalu terdiri dari rasio 2:1 atom hidrogen terhadap atom oksigen, dan etil alkohol atau etanol selalu terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen dalam rasio 2:6:1. Namun, ini tidak menentukan jenis molekul secara unik – dimetil eter memiliki rasio yang sama seperti etanol, misalnya. Molekul dengan atom yang sama dalam susunan yang berbeda disebut isomer. Juga karbohidrat, misalnya, memiliki rasio yang sama (karbon:hidrogen:oksigen = 1:2:1) (dan dengan demikian rumus empiris yang sama) namun jumlah atom dalam molekulnya berbeda.

Rumus molekul mencerminkan jumlah atom yang tepat yang membentuk molekul dan mengkarakterisasi molekul yang berbeda. Namun isomer yang berbeda dapat memiliki komposisi atom yang sama saat menjadi molekul yang berbeda.

Rumus empiris sering kali sama dengan rumus molekul tapi tidak selalu. Sebagai contoh, molekul asetilena memiliki rumus molekul C2H2, tetapi rasio unsur yang paling sederhana adalah CH.

Massa molekul dapat dihitung dari rumus kimia dan dinyatakan dalam satuan massa atom konvensional sama dengan 1/12 massa atom karbon-12 (isotop 12C) netral. Untuk padatan jaringan, istilah unit rumus digunakan dalam perhitungan stoikiometri.

2. Rumus Struktur

Untuk molekul dengan struktur 3 dimensi yang rumit, terutama yang melibatkan atom yang terikat pada empat substituen yang berbeda, formula molekul sederhana atau bahkan rumus kimia semi-struktural mungkin tidak cukup untuk menentukan molekul secara lengkap.

Dalam kasus ini, mungkin diperlukan jenis formula grafis yang disebut rumus struktur. Rumus struktur pada gilirannya dapat diwakili dengan nama kimia satu dimensi, tetapi tata nama kimia semacam itu membutuhkan banyak kata dan istilah yang bukan merupakan bagian dari rumus kimia.