Sifat fisik lemak

Lemak adalah senyawa kimia yang tidak larut dalam air, lemak ini memiliki beberapa sifat fisik. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai sifat fisik dari lemak. 

Lemak adalah disusun oleh beberapa unsur, di antaranya unsur Karbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O). Nah, untuk melarutkan lemak, kita butuh pelarut khusus seperti ester, klorofol, dan benzena, karena lemak bersifat hidrofobik (tidak larut dalam air). Lemak juga terdiri dari 3 asam lemak dan satu gliserol.

Sifat fisik lemak adalah:

  1. Pada suhu kamar, lemak berwujud padat dan minyak berwujud cair.
  2. Lemak dan minyak tidak larut dalam air karena minyak dan lemak adalah senyawa nonpolar
  3. Lemak dan minyak hanya larut sedikit dalam alkohol, tetapi dapat larut sempurna dalam pelarut nonpolar, misalnya eter, karbondisulfida, dan karbon tetraklorida.
  4. Lemak dan minyak cair mempunyai viskositas yang tinggi (kental). Semakin banyak atom karbon penyusun asam lemak pada lemak, semakin tinggi viskositasnya (semakin kental).
  5. Lemak dan minyak mempunyai massa jenis kurang dari 1 gram/mL, atau lebih rendah dari air. Oleh karena itu, lemak dan minyak akan terapung dalam air.

Sebutkan 5 sifat kimia lemak!

  1. Reaksi dengan halogen. Lemak dan minyak tidak jenuh dapat bereaksi dengan halogen.
  2. Saponifikasi (penyabunan). Jika lemak atau minyak direaksikan dengan NaOH atau KaOH, akan dihasilkan gliserol dan garam Na-karboksilat atau K-karboksilat yang dikenalm dengan sabun.
  3. Hidrolisis. Hidrolisis lemak dan minyak akan menghasilkan asam lemak dan gliserol. Asam lemak yang dihasilkan pada hidrolisis ini yang mengakibatkan minyak berbau tengik.
  4. Oksidasi. Proses oksidasi dapat berlangsung jika terjadi kontak antara sejumlah oksigen dengan minyak atau lemak. Reaksi oksidasi ini dapat menyebabkan bau tengik pada minyak atau lemak.
  5. Hidrogenasi. Jika ke dalam lemak atau minyak tidak jenuh dialirkan gas hidrogen murni dengan katalis Ni, akan terjadi adisi pada ikatan rangkap sehingga titik didih dan titik lelehnya menjadi lebih tinggi.

Apa fungsi lemak bagi tubuh manusia?

  • Pelarut vitamin A, D, E, dan K.
  • Sebagai bahan penyusun empedu dan asam kholat.
  • Mengoptimalkan fungsi pencernaan, lemak dapat memperlambat sistem pencernaan saat proses pencernaan berlangsung, sehingga rasa lapar tidak muncul terlalu cepat.
  • Sebagai cadangan energi dalam bentuk sel lemak.
  • Pelindung organ penting tubuh saat terjadi goncangan, karena memiliki struktur seperti bantalan.
  • Lemak dapat melindungi tubuh dari suhu yang rendah. Melindungi tubuh dari perubahan suhu lingkungan.
  • Salah satu bahan dasar yang dibutuhkan untuk produksi hormon vitamin, membran sel dan membran organel sel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *