Sifat dasar atom

Yang dimaksud atom adalah suatu penyusun materi terkecil dari segala materi yang ada, di bawah ini adalah beberapa sifat dasar yang dimiliki atom. Semoga saja uraian tentang sifat dasar atom ini bermanfaat banyak.

Atom adalah terdiri dari nucleus (inti atom), dan dikelilingi oleh elektron yang memiliki muatan negatif.

Sebutkan 10 sifat dasar atom!

  1. Setiap neutron adalah netral. Dengan kata lain, neutron tidak memiliki muatan dan tidak tertarik oleh elektron atau proton.
  2. Proton dan neutron mempunyai ukuran yang sama sebagai satu sama lain dan jauh lebih besar daripada elektron. Massa proton pada dasarnya adalah sama dengan neutron. Massa proton adalah 1.840 kali lebih besar dari massa elektron.
  3. Jumlah proton (juga dikenal sebagai nomor atom) menentukan unsur. Memvariasikan jumlah hasil neutron dalam isotop. Memvariasikan jumlah hasil elektron dalam ion. Isotop dan ion dari atom dengan sejumlah konstan proton adalah semua variasi dari unsur  tunggal.
  4. Atom tidak dapat dibagi dengan menggunakan bahan kimia. Mereka terdiri dari bagian-bagian, yang meliputi proton, neutron, dan elektron, tetapi sebuah atom adalah sebuah penyusun bahan kimia dasar materi.
  5. Setiap elektron memiliki muatan listrik negatif.
  6. Setiap proton memiliki muatan listrik positif. Muatan proton dan elektron yang sama besarnya, namun berlawanan tanda. Elektron dan proton tertarik satu sama lain.
  7. Partikel-partikel dalam atom terikat bersama oleh ikatan yang kuat. Secara umum, elektron lebih mudah untuk menambah atau melepaskan dari sebuah atom dari satu proton atau neutron. Reaksi kimia sebagian besar melibatkan atom atau kelompok atom dan interaksi antara elektron mereka.
  8. Inti dari sebuah atom mengandung proton dan neutron. Inti membawa muatan listrik positif.
  9. Elektron bergerak di luar inti.
  10. Hampir semua massa atom berpusat pada intinya; hampir semua volume atom ditempati oleh elektron.

Jelaskan Sejarah Penemuan Atom!

Sejarah tentang penemuan atom ini dimulai ketika John Dalton mengggas sebuah teori tentang atom pad atahun 1803. Kemudian, terdapat beberapa penelitian yang dapat mendukung teori atom yang dikemukakan oleh John Dalton, seperti Michael Faraday yang menemukan teori pemecahan suatu molekul menggunakan elektrolisis pada tahun 1832, dan J.Plucker yang dapat menemukan tabung katoda pada tahun 1839.

Kemudian diikuti penemuan oleh Dmitri Mendelev tentang hukum periodic pada tahun 1869, lalu John C.Maxwell pada tahun 1873 yang melakukan penelitian tentang suatu listrik dan medan listrik.

Setelah itu terdapat Sir Willian Crookes yang pada tahun 1870 melalui suatu penelitian eksperimental menemukan bahwa suatu electron memiliki massa tertentu melalui percobaan penembakan sinar katoda.

Lalu ada lagi penelitian dari E.Goldstein yang menemukan proton bermuatan positif. Kemudian G.J Stoney yang berhasil menemukan suatu partikel penyusun atom yang bermuatan negative yaitu electron. Dan kemudian suatu penelitian oleh Wilhelm Roentgen yang menemukan X-Ray.

Rutherford juga kemudian membuat hipotesis berdasarkan penelitiannya yang mengatakan bahwa terdapat suatu inti atom selain proton yang menjaga keseimbangan atom.

Hipotesis Rutherford ini kemudian dapat dibuktikan oleh James Chadwik pada tahun 1932 dengan menemukan partikel atom yang bermuatan netral yang disebut dengan neutron.

sifat dasar atom

Sebutkan 3 partikel dasar atom!

  • Proton, adalah suatu partikel dasar yang memiliki muatan positif (+1) dan memiliki diameter hanya 1/3 diameter electron. Akan tetapi, proton ini memiliki massa sekitar 1840 kali electron.
  • Neutron, adalah suatu partikel dasar yang tidak memiliki muatan (netral), dan memiliki massa yang sama dengan gabungan antara massa proton dan massa electron.
  • Elektron, adalah suatu partikel dasar yang memiliki muatan negative (-1) dan memiliki massa paling ringan diantara partikel lainnya yang hanya 1/1840 kali massa proton atau neutron.

Apa yang dimaksud atom?

Para ilmuwan di awal abad ke-20 menemukan bahwa atom sebenarnya tersusun dari partikel-partikel yang lebih kecil lagi. Partikel ini disebut dengan subatom. Atom terdiri dari proton, neutron dan elektron. Proton dan neutron ada di dalam inti atom.

Sekitar 99,9 persen berat atom ada pada inti atom. Kendati demikian, inti atom sebenarnya sangat kecil. Perbandingan inti atom dengan atom sekitar 1/100.000, seperti perbandingan kelereng dengan lapangan bola. Sedangkan elektron berputar mengelilingi inti atom karena bermuatan listrik.

Elektron adalah partikel listrik yang paling ringan di alam semesta. Semua elektron bermuatan negatif (-) dan semua proton bermuatan positif (+). Sementara neutron bermuatan netral. Atom memiliki karakteristik tertentu. Yakni jumlah proton dan elektron yang sama.

Atom-atom dengan karakteristik yang sama ini menjadi unsur. Misalnya karbon, terdiri dari atom karbon. Begitu pula oksigen, terdiri dari atom oksigen. Lalu bagaimana dengan tubuh manusia? Sekitar 99 persen tubuh kita tersusun atas atom hidrogen, karbon, nitrogen, dan oksigen.

Jelaskan Teori Atom J.J. Thomson!

Pada tahun 1897, J.J. Thomson melakukan eksperimen dengan sinar katoda. Eksperimen tersebut menunjukkan bahwa sinar katoda terdefleksi (terbelokkan) oleh medan magnet maupun medan listrik. Hal ini menunjukkan bahwa sinar katoda merupakan radiasi partikel yang bermuatan listrik.

Pada eksperimen dengan medan listrik, sinar katoda terbelokkan menuju ke arah kutub bermuatan positif. Hal ini menunjukkan bahwa sinar katoda merupakan radiasi partikel bermuatan negatif. Selanjutnya, partikel sinar katoda ini disebut sebagai elektron. Penemuan elektron ini kemudian mengacu pada kesimpulan bahwa di dalam atom terdapat elektron yang bermuatan negatif.

Menurut model atom Thomson, elektron bermuatan negatif tersebar dalam bola bermuatan positif seperti model roti kismis, di mana kismis-kismis adalah elektron-elektron, dan roti adalah bola bermuatan positif.

Jelaskan Teori Atom Rutherford!

Pada tahun 1911, Ernest Rutherford melakukan eksperimen menembakkan partikel α — partikel bermuatan positif — pada lempeng emas tipis. Ia menemukan bahwa sebagian besar partikel-partikel α tersebut menembus melewati lempeng emas, namun ada sebagian yang mengalami pembelokan bahkan terpantulkan.

Hal ini mengacu pada kesimpulan model atom Rutherford: model inti, di mana dalam atom yang sebagian besar merupakan ruang kosong terdapat inti yang padat pejal dan masif bermuatan positif yang disebut sebagai inti atom; dan elektron-elektron bermuatan negatif yang mengitari inti atom.

Jelaskan Teori Atom Bohr!

Pada tahun 1913, Niels Bohr mengajukan model atom untuk menjelaskan fenomena penampakan sinar dari unsur-unsur ketika dikenakan pada nyala api ataupun tegangan listrik tinggi. Model atom yang ia ajukan secara khusus merupakan model atom hidrogen untuk menjelaskan fenomena spektrum garis atom hidrogen.

Bohr menyatakan bahwa elektron-elektron bermuatan negatif bergerak mengelilingi inti atom bermuatan positif pada jarak tertentu yang berbeda-beda seperti orbit planet-planet mengitari matahari. Oleh karena itu, model atom Bohr disebut juga model tata surya.

Setiap lintasan orbit elektron berada tingkat energi yang berbeda; semakin jauh lintasan orbit dari inti, semakin tinggi tingkat energi. Lintasan orbit elektron ini disebut juga kulit elektron. Ketika elektron jatuh dari orbit yang lebih luar ke orbit yang lebih dalam, sinar yang diradiasikan bergantung pada tingkat energi dari kedua lintasan orbit tersebut.

Demikianlah uraian tentang atom beserta sifat-sifat dasarnya, semoga bermanfaat banyak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *