Sebutkan lukisan karya Vincent van Gogh

Lukisan karya Van Gogh adalah:

  • Di ambang kekekalan
  • Pemandangan Arles
  • Pemandangan Arles dengan bunga lili
  • Pemandangan Montmartre
  • Pohon yang berbunga
  • Augustine Roulin dengan bayinya
  • Petani dengan pekerjaannya
  • Gubuk petani di Auvers
  • Batang pohon
  • Pemandangan desa pada waktu subuh

Lukisan-lukisan Van Gogh mencerminkan kekayaan pernyataan batin yang sangat objektif, sebagai suatu pemuasan diri (self enjoyment). Gaya dan paham Van Gogh dikatakan sebagai pendekatan dalam gaya ekspresionisme. Paham dan gaya ekspresionisme berkembang pula di Prancis dan Jerman.

Goresan pendek-pendek Van Gogh dikembangkan dari teknik melukis impresionistik dan pointilisme Seurat, dengan warna-warna cemerlang. Garis-garis pendek kemudian berubah membentuk gelombang yang melengkung dan melilit-lilit penuh irama.

Lekukan yang ritmis dan seakan-akan bermelodi itu berisi luapan emosi yang bergejolak. Perasaan objektifnya tergambarkan penuh memenuhi bidang lukis dengan kekuatan garis, dan warna yang ekspresif. Selanjutnya sesuai kebijaksanaan guru.

Van Gogh

Biografi dan sejarah singkat Van Gogh

Lahir dalam sebuah keluarga kelas menengah ke atas, Van Gogh dibesarkan menjadi seorang anak yang serius, pendiam dan telaten. Pada masa muda, ia bekerja sebagai diler seni, sering melakukan perjalanan, namun menjadi tertekan setelah ia pindah ke London. Ia beralih ke agama, menjalani waktu sebagai misionaris Protestan di Belgia selatan. Ia terserang sakit sebelum mulai melukis pada 1881, kembali pulang ke rumah orangtuanya.

Adiknya Theo mendukungnya secara finansial, dan keduanya menjalin komunikasi jangka panjang melalui surat menyurat. Karya-karya awalnya, kebanyakan cuplikan-cuplikan kehidupan dan penggambaran-penggambaran dari para buruh tani, berisi beberapa tanda warna vivid yang mengkhaskan karya berikutnya.

Pada 1886, ia pindah ke Paris, dimana ia bertemu para anggota avant-garde, yang meliputi Émile Bernard dan Paul Gauguin, yang bereaksi melawan sensibilitas Impresionis. Saat karyanya berkembang, ia membuat sebuah tema baru tentang cuplikan-cuplikan kehidupan dan lanskap-lanskap lokal.

Lukisan-lukisannya bertumbuh dalam pewarnaan karena ia mengembangkan sebuah gaya yang sangat terealisasi saat ia singgah di Arles di selatan Perancis pada 1888. Pada masa itu, ia menghimpun materi subyeknya pada pohon zaitun, bunga mawar, ladang gandum dan bunga matahari.

Van Gogh terserang pengakit psikotik dan delusi dan ia mengkhawatirkan stabilitas mentalnya, ia sering memeriksa kesehatan fisiknya, tidak makan sembarangan dan banyak minum-minum. Pertemanannya dengan Gauguin berakhir setelah sebuah konfrontasi yang membuatnya memotong sebagian kuping kirinya sendiri.

Ia menjalani waktu di rumah-rumah sakit psikiatris, termasuk sebuah periode di Saint-Rémy. Setelah ia pulih dan pindah ke Auberge Ravoux di Auvers-sur-Oise dekat Paris, ia berada di bawah perawatan dokter homeopatik Paul Gachet. Tekanannya berlanjut dan pada 27 Juli 1890, Van Gogh menembak dirinya sendiri di bagian dada dengan sebuah revolver. Ia wafat akibat luka-lukanya dua hari kemudian.

Van Gogh dianggap gagal pada masa hidupnya, dan dianggap sebagai seorang pria buruk dan gagal. Ia menjadi terkenal setelah ia bunuh diri, dan ada dalam khayalan publik sebagai orang yang secara salah kaprah dikira jenius, “dimana keburukan dan kreativitas berpadu”.

Reputasinya mulai bertumbuh pada awal abad ke-20 karena unsur-unsur gaya lukisnya merasuk ke para Ekspresionis Jerman dan Fauvis. Ia meraih banyak kesuksesan kritis, komerial dan populer sepanjang berdekade-dekade selanjutnya, dan diingat seorang pelukis penting namun tragis, yang kepribadiannya yang mengalami ketegangan mengkhaskan gagasan romansa dari artis yang tersiksa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *