Prinsip pencak silat

Pencak silat adalah olahraga asli Indonesia, berikut ini adalah uraian mengenai prinsip-prinsip dari olahraga pencak silat. Semoga saja uraian mengenai prinsip-prinsip pencak silat ini bermanfaat untuk kita semua.

Prinsip-prinsip pencak silat adalah:

  • Pembelaan diri merupakan prinsip utama dalam pencak silat.
  • Tidak mencari musuh.
  • Seorang pesilat tidak berbuat hal-hal yang dapat mencela diri sendiri.
  • Tidak memancing kericuhan.

3 Fungsi Pencak Silat

1. Fungsi pencak silat untuk seni

Pencak silat ditinjau dari sudut seni harus mempunyai keselarasan dan keseimbangan antara wirama, wirasa, dan wiraga, atau keserasian irama, penyajian teknik, dan penghayatan. Pada seni pencak silat penekanan dan dominasi dapat diletakkan pada:

  1. gerak bela diri yang diperhalus dan diperindah;
  2. gerak tari yang mengambil motif-motif bela diri pencak silat;
  3. gerak tari yang diwarnai gerak pencak silat sekadarnya sebagai situasi saja; dan
  4. gerak perpaduan yang seimbang dan selaras antara tari dan bela diri.

2. Fungsi pencak silat untuk bela diri

Fungsi pencak silat untuk bela diri sesuai dengan ciri-ciri umum pencak silat Indonesia, antara lain:

  1. Pencak silat mempergunakan seluruh bagian anggota tubuh dari ujung jari tangan, kaki sampai kepala.
  2. Pencak silat dapat dilakukan dengan tangan kosong dan dengan senjata.
  3. Pencak silat tidak memerlukan senjata tertentu. Benda apapun dapat dijadikan senjata (sapu tangan, tas, payung, ikat pinggang, dan sebagainya).

3. Fungsi pencak silat untuk pendidikan

Hasil akhir dari pengajaran olahraga pencak silat adalah kemampuan, keterampilan, dan kemantapan dalam mempertahankan dan membela diri terhadap ancaman bahaya dari dalam maupun luar, serta untuk menjamin keselarasan dengan alam sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *