Perbedaan sel bakteri dan sel tumbuhan

Hallo teman-teman, admin akan mencoba menjelaskan mengenai perbedaan yang ada diantara sel bakteri dan sel tumbuhan. Semoga saja 15 perbedaan tentang sel bakteri dan sel tumbuhan ini bermanfaat banyak.

15 perbedaan antara sel bakteri dengan sel tumbuhan adalah:

  1. Sel tumbuhan adalah unit struktural dan fungsional dari sebuah tumbuhan. Sedangkan sel bakteri adalah tubuh organisme bersel tunggal, prokariotik yang disebut bakteri.
  2. Sel tumbuhan diatur untuk membentuk tubuh multiseluler tumbuhan yang mengandung berbagai jenis sel tumbuhan. Sedangkan Sel bakteri tunggal dianggap sebagai organisme.
  3. Sel tumbuhan adalah sel eukariotik, sedangkan sel bakteri adalah sel prokariotik.
  4. Dinding sel tumbuhan terdiri dari selulosa, sedangkan dinding sel bakteri terbuat dari murine.
  5. Sel tumbuhan terdiri dari sitoskeleton , yang terdiri dari mikrotubulus dan mikrofilamen. Sedangkan sel-sel bakteri tidak mengandung sitoskeleton.
  6. Bahan genetik sel tumbuhan disusun menjadi struktur yang terikat dengan membran yang disebut nukleus. Sedangkan bahan genetik dari sel bakteri dapat ditemukan di nukleus.
  7. Plasmid tidak terjadi secara alami di sel tumbuhan, sedangkan sel bakteri terdiri dari plasmid, yang mengandung gen yang terlibat dalam resistensi bakteri.
  8. Sel tumbuhan terdiri dari organel yang terikat membran, sedangkan sel bakteri tidak memiliki organel yang terikat dengan membran.
  9. Sel tumbuhan terdiri dari mitokondria, yang menghasilkan energi untuk sel. Sedangkan sel bakteri tidak memiliki mitokondria.
  10. Sel tumbuhan terdiri dari 80S ribosom, sedangkan sel bakteri terdiri dari ribosom 70S.
  11. Sel tumbuhan mengandung pigmen fotosintetik seperti klorofil, sedangkan sel bakteri tidak memiliki jenis pigmen fotosintetik.
  12. Sel tumbuhan mengandung vakuola permanen, yang menyimpan air, sedangkan sel bakteri tidak memiliki vakuola.
  13. Sel tumbuhan terbagi oleh mitosis atau meiosis, sedangkan pembelahan sel bakteri terjadi oleh pembelahan biner .
  14. Reproduksi seksual terjadi oleh fusi gamet dalam sel tumbuhan. Sedangkan Reproduksi seksual sel bakteri terjadi melalui konjugasi.
  15. Tiga jenis sel tumbuhan adalah parenkim, collenchyma, dan sclerenchyma. Sedangkan dua jenis sel bakteri adalah bakteri gram positif dan bakteri gram negatif.

Apa yang dimaksud sel tumbuhan ?

Sel tumbuhan adalah sel eukariotik dan memiliki banyak fitur yang umumnya ditemukan dalam sel hewan. Sel tumbuhan memiliki membran organel termasuk mitokondria, nukleus, aparatus Golgi dan retikulum endoplasma.

Selain itu, ia memiliki kloroplas, yang memungkinkan sel tumbuhan untuk mensintesis makanannya sendiri dengan fotosintesis. Kloroplas memiliki selaput membran ganda dan matriks mirip gel yang disebut stroma, yang mengandung ribosom, DNA, dan enzim fotosintesis. Selain itu, sistem membran internal khusus dalam stroma ditumpuk di tempat-tempat tertentu untuk membentuk tumpukan yang disebut grana. Pigmen fotosintesis hadir di dalam sistem membran ini.

Sel Tumbuhan

Tidak seperti sel hewan, sel tumbuhan memiliki dinding sel yang kaku yang terbuat dari selulosa. Dinding sel memberikan bentuk yang lebih seragam dan menentukan untuk sel tanaman. Dinding sel tidak tembus terhadap banyak zat dan karenanya, transportasi seluler terjadi melalui pori-pori yang dilapisi membran khusus yang disebut plasmodesmata (plasmodesma, jika singular).

Plasmodesmata melubangi dinding sel dan menghubungkan sel-sel tanaman yang berdekatan untuk memungkinkan transportasi seluler. Selain itu, sel-sel tanaman mengandung kantung berisi cairan besar yang dikenal sebagai vakuola.

Apa yang dimaksud sel bakteri?

Sel-sel bakteri adalah sel prokariotik yang tidak memiliki organel dan nukleus membran ganda untuk membungkus bahan genetiknya. DNA mereka ditemukan dalam sitoplasma sebagai molekul melingkar. Selain itu, beberapa bakteri mengandung bahan genetik bundar yang disebut plasmid. Cyanobacteria dapat berfotosintesis, tetapi pigmen fotosintesis tidak tertutup dalam kloroplas.

Sel Bakteri

Sebutkan bagian-bagian dari sel tumbuhan beserta fungsinya!

  1. Mitokondria, berfungsi untuk membentuk energi dan tempat berlangsungya respirasi aerobik.
  2. Badan Golgi, Organel ini berfungsi untuk pengemasan dan sekresi protein.
  3. Plastida/Kloroplas, organel sel tumbuhan yang berperanan dalam fotosintesis karena adanya klorofil dan pigmen-pigmen fotosintetik.
  4. Vakuola, berfungsi untuk menimbun sisa-sisa metabolisme dan untuk penguraian molekul-molekul sederhana (berfungsi seperti lisosom).
  5. Dinding sel, merupakan penyusun sel tumbuhan yang tersusun atas serat-serat sellulosa, bersifat tebal dan kaku untuk membantu mempertahankan bentuk sel dan melindungi sel dari kerusakan mekanis.
  6. Membran sel, Organel ini berfungsi sebagai selaput pelindung dan pengontrol yang bersifat semi permeable untuk mengendalikan pertukaran zat antara sitoplasma dengan lingkungan sel.
  7. Sitoplasma/protoplasma, cairan sel tumbuhan yang mengisi ruangan antara membran sel dengan inti sel. Sitoplasma tersusun atas bahan dasar cair yang disebut sitosol yang berisi air dan senyawa organik terlarut.
  8. Nuleus atau inti sel, organel terbesar yang berbentuk bulat hingga oval, berfungsi untuk mengendalikan seluruh kegiatan sel tumbuhan.
  9. Retikulum endoplasma, fungsi dari retikulum endoplasma adalah untuk transportasi protein.
  10. Ribosom, berfungsi untuk sisntesis protein.

Sebutkan struktur sel bakteri dan fungsinya!

  1. Flagela, flagela ini seperti rambut, struktur yang mirip dengan pili, tetapi flagela digunakan untuk bergerak oleh sel bakteri. Flagela membantu bakteri menjauh dari bahan kimia beracun atau bergerak ke arah nutrisi.
  2. Membran plasma, membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid  dan protein.
  3. Sitoplasma, cairan yang berada didalam sel.
  4. Kapsul, Kapsul terbuat dari lapisan tebal dari bahan polisakarida. Fungsi untuk melindunginya dari kekeringan, dan memberikan perlindungan terhadap fagositosis dari sel-sel kekebalan.
  5. Dinding sel, bakteri memiliki dinding sel yang terbuat dari lapisan peptidoglikan yang membuat sel kaku dan memberikan bentuk. Hal ini juga berfungsi sebagai jangkar untuk pili dan flagella.
  6. Pili, banyak bakteri memiliki pili, yang merupakan struktur rambut seperti kecil yang cabang keluar dari dinding sel. Pili adalah bagian dari faktor virulensi bakteri ini. Selain itu, pili khusus digunakan oleh bakteri untuk konjugasi, sebuah proses di mana satu bakteri mengirimkan gen seperti resistensi antibiotik pada sel-sel bakteri tetangga.
  7. Ribosom,organel yang tersebar dalam sitoplasma, tersusun atas protein dan RNA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *