Perbedaan Mitosis dan Interfase

selamat berjumpa kembali kawan-kawan, admin akan mencoba menjelaskan tentang perbedaan mitosis dan interfase. Semoga saja perbedaan tentang mitosis dan interfase ini bermanfaat banyak.

Perbedaan mitosis dan interfase adalah:

  • Mitosis terdiri dari kariokinesis (profase, metafase, anafase, telofase) dan sitokinesis. Sedangkan Interfase terdiri dari G1, S dan fase G2.
  • Pada Mitosis, Kromosom lebih kental batang yang berbeda seperti struktur dan tebal selama metafase. Sedangkan pada interfase, Kromosom kurang kental dan muncul sebagai bahan kromatin.
  • Mitosis adalah fase nyata dari pembelahan sel di mana sel membelah sebenarnya. Sedangkan Interfase adalah fase antara dua pembelahan mitosis berturut-turut.
  • Mitosis meluas untuk waktu yang singkat dengan jumlah 5% dari total waktu siklus sel. Sedangkan Interfase meluas untuk waktu yang lama akuntansi 95% dari total waktu siklus sel.

Apa yang dimaksud Pembelahan Mitosis?

Pembelahan mitosis adalah proses perbanyakan sel yang terjadi di seluruh sel somatik (sel tubuh – kromosom diploid) dan juga sel gamet (sel kelamin – kromosom haploid).

Pembelahan ini memiliki ciri khas, yaitu sel induk akan membelah menjadi dua sel anakan yang sama persis dengan induknya, termasuk pada jumlah kromosom yang dimiliki. Jika sel induk memiliki kromosom diploid maka sel anaknya juga akan memiliki kromosom diploid. Begitupun jika pembelahan terjadi pada sel gamet yang berkromosom haploid maka akan dihasilkan sel anak dengan kromosom haploid.

Mitosis adalah peristiwa pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak dengan jumlah kromosom yang sama seperti sel induknya. Pembelahan mitosis hanya terjadi pada sel eukariotik, sedangkan sel prokariotik tidak dapat melakukannya. Kenapa? Alasannya karena sel prokariotik tidak memiliki nukleus (inti sel), membran inti sel, dan mitokondria, sedangkan mitosis memerlukan organel-organel tersebut.

Apa yang dimaksud Interfase?

Interfase adalah fase terpanjang dari siklus sel. Ini meluas untuk periode waktu yang lama (sekitar 91% dari total waktu) dari siklus sel. Nukleolus dan membran nukleus dapat dilihat di sela-sela.

Interfase memiliki tiga sub tahap yaitu fase G1, fase S dan fase G2. G1 dan G2 adalah dua fase celah. Selama dua fase ini, sel tumbuh, sel mengakumulasi nutrisi, sel membuat organel dan sel mensintesis protein. Fase S adalah fase penting di mana replikasi DNA terjadi. Pada akhir fase S, sel berisi dua set DNA lengkap. Setelah sel menyelesaikan interfase, sel masuk ke fase mitosis (fase M).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *