Perbedaan Isolator, Konduktor dan Semikonduktor

Perbedaan Isolator, Konduktor dan Semikonduktor adalah:

  • konduktor adalah bahan yang dapat menghantarkan panas atau kalor dengan baik. Contohnya baja, besi, alumunium, tembaga, dan logam
  • isolator adalah benda yang tidak dapat (kurang baik) menghantarkan kalor. Contohnya kain, air, kaca, kertas, plastik, dan kayu.
  • Pengertian semikonduktor adalah bahan dengan daya hantar panas atau daya hantar listriknya berada di antara konduktor dan isolator. Contohnya galium arsenide, germanium, dan silikon

Apa yang dimaksud isolator?

Isolator listrik adalah bahan yang tidak atau sulit dapat mentransfernya ke muatan listrik. Dalam bahan isolasi terikat erat elektron valensi dalam atom. Bahan-bahan ini digunakan dalam perangkat elektronik seperti isolator atau menghambat aliran arus listrik.

Isolator juga berguna sebagai pengisi atau pemisahan antara konduktor tanpa menciptakan arus yang mengalir keluar atau hanya antara konduktor. Istilah ini juga digunakan untuk nama alat yang digunakan untuk mendukung kabel transmisi listrik di tiang listrik.

Isolator adalah kebalikan dari konduktor, bahan isolator memiliki tahanan yang sangat besar bahkan sampai nilai tak terhingga. Isolator tidak dapat menghantar energi, karena sifat inilah insulator dipakai sebagai pelindung (isolator) pada kabel listrik ataupun komponen elektronik agar tidak terjadi konsleting. Contoh bahan insulatro adalah; keramik, pelastik, resin, karet dll.

Sebutkan 4 sifat bahan isolator!

  1. Sifat mekanis : Luasnya pemakaian bahan penyekat, maka dipertimbangkan kekuatan struktur pada bahannya. Dengan begitu, dibatasi hal-hal yang menyebabkan kerusakan dikarenakan kesalahan pemakaiannya.
  2. Sifat termis : Panas yang ditimbulkan dari dalam yang disebabkan arus listrik / oleh arus gaya magnet, mempengaruhi kekuatan bahan penyekat.
  3. Sifat kelistrikan : Bahan penyekat memiliki tahanan listrik yang sangat besar.
  4. Sifat kimia : Panas tinggi yang diterima oleh bahan penyekat mengakibatkan perubahan pada susunan kimia bahan.

Apa yang dimaksud Konduktor (konduktor listrik)?

Driver dalam rekayasa elektronik adalah zat yang dapat melakukan arus listrik, apakah dalam bentuk padat, cair atau gas negara. Karena itu konduktif, itu disebut sopir. pengemudi yang baik adalah bahwa ia memiliki resistensi kecil.

Konduktor Adalah bahan yang memiliki nilai tahanan yang sangat kecil, bahkan bisa mendekati nol, oleh karena itu Bahan konduktor memiliki sifat yang sangat baik dalam menghantarkan energi, baik energi listrik ataupun panas. Bahan konduktor umumnya berbahan metal seperti emas, perak tembaga dan alumunium, dan untuk bahan non metal biasa digunakan karbon seperti yang digunakan untuk bahan dasar resistor.

Emas adalah bahan konduktor yang sangat baik, tetapi jarang digunakan untuk komponen kelistrikan karena harganya yang mahal, tetapi sebagian kecil emas digunakan sebagai penghantar untuk rangkaian didalam komponen yang sangat presisi seperti pada IC prosesor komputer.

Bahan konduktor yang paling banyak digunakan adalah tembaga dan alumunium seperti pada kabel listrik, dan sedikit menggunakan karbon contohnya digunakan pada komponen resistor.

4 Ciri Konduktor

  • Benda atau bahannya kebanyakan terbuat dari artikel besi.
  • Bendanya keras
  • Dapat menghantar panas dan arus listrik
  • Cepat menghantar panas

Sebutkan 10 benda konduktor!

  • Ujung solder,
  • Kawat
  • Termos
  • Besi, tembaga, almunium.
  • Panci,setrika,
  • Wajan,
  • Sendok (logam)
  • Kompor
  • Panci
  • Alat patri,

Apa yang dimaksud semikonduktor?

Semikonduktor adalah bahan dengan konduktivitas listrik antara insulator dan konduktor. Semikonduktor juga disebut setengah bahan konduktif elektrik. Sebuah semikonduktor adalah isolator ketika arus listrik diberikan dalam bentuk dan jumlah saat ini, tetapi suhu, cara aliran, prosedur dan persyaratan untuk fungsi kerja semikonduktor konduktor, seperti penguat arus, penguat tegangan dan power amplifier.

Untuk menggunakan semikonduktor harus memenuhi spesifikasi dan karakter semikonduktor, tidak memenuhi persyaratan operasi tidak akan berhasil dan rusak. Umumnya bahan semikonduktor yang digunakan adalah silikon, germanium, dan gallium arsenide.

Semikonduktor sangat berguna dalam bidang elektronik, karena konduktansinya yang dapat diubah oleh bahan menyuntikkan biasa disebut sebagai donor elektron.

Salah satu alasan penting adalah kegunaan dari sifat elektronik semikonduktor elektronik banyak perubahan kaleng dengan cara yang terkendali dengan menambahkan sejumlah kecil kotoran. Kotoran ini disebut dopan.

Semikonduktor adalah bahan yang memiliki sifat diantara konduktor dan isolator. Bahan semikonduktor kurang baik dalam menghantar energi listrik, dan biasa disebut bahan setengah penghantar. Bahan semikonduktor yang umum digunakan pada komponen elektronik adalah Germanium, Silicon, dan Galium Arsenide.
Semikonduktor banyak dugunakan sebagai bahan dasar komponen elektronik aktif seperti pada dioda dan transistor. Hal ini karena nilai konduktansi dari bahan semikonduktor dapat dikontrol dengan cara menyuntikan (doping) jenis bahan material lain (kotoran) kedalam bahan semikonduktor. Perubahan nilai konduktansi dintentukan oleh jenis bahan dan ukuran material kotoran yang disuntikan.
Doping dari bahan semikonduktor dengan jenis material tertentu akan menghasilkan semikonduktor tipe “N” dan tipe “P”. Contoh bahan kotoran adalah posfor dan arsenik yang akan menghasilkan semikonduktor tipe “N”. Dan bahan kotoran Indium, Boron atau Alumunium akan menghasilkan semikonduktor tipe “P”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *