Perbedaan Akar Tunggang dan Akar Adventif

Diantara akar tunggang dan akar adventif memiliki beberapa perbedaan, berikut ini adalah penjelasannya. Semoga saja uraian mengenai perbedaan yang ada diantara akar tunggang dan akar adventif bermanfaat untuk kita semua.

5 Perbedaan akar tunggang dan akar adventif adalah:

  1. Akar tunggang Ada satu akar utama yang disebut akar tunggang dan menghasilkan cabang lateral disebut akar sekunder ini pada gilirannya menghasilkan akar tersier dan sebagainya. Akar ini lebih tebal daripada akar yang lain. Sedangkan akar adventif Sejumlah akar utama berkembang pada satu tempat. Semua akar mempunyai ketebalan yang sama, kecuali dalam kasus-kasus di mana mereka membengkak sebagai tempat penyimpanan.
  2. Akar tunggang berkembang dari radikal embrio, sedangkan akar adventif berkembang dari bagian tanaman selain derivatif radikal.
  3. Akar tunggang memiliki akar primer persisten, sedangkan akar adventif  singkat hidupnya
  4. Akar tunggang sistem tumbuh jauh ke dalam tanah, sedangkan jika di bawah tanah, akar adventif tidak tumbuh ke dalam tanah
  5. Sistem akar tunggang selalu di bawah tanah, sedangkan Sistem akar adventif bisa di bawah tanah atau udara.

Apa itu akar tunggang?

Akar tunggang adalah akar yang terdiri atas satu akar besar yang merupakan kelanjutan batang, sedangkan akar-akar yang lain merupakan cabang dari akar utama. Perbedaan antara akar utama dan akar cabang sangat nyata. Jenis akar ini dimiliki oleh tumbuhan berkeping dua (dikotil). Misalnya, kedelai, mangga, jeruk, dan melinjo.

Ada beberapa akar khusus yang hanya terdapat pada tumbuhan tertentu, antara lain, akar isap, contohnya akar benalu; akar tunjang, contohnya akar pandan; akar lekat, contohnya akar sirih; akar gantung, contohnya akar pohon beringin; akar napas, contohnya akar pohon kayu api.

Apa itu akar adventif?

Akar adventif adalah akar yang cara tumbuhnya tidak seperti akar-akar lainnya, yakni akarnya yang timbul dan tumbuh di permukaan tanah.

Akar adventif adalah akar yang tumbuh dari setiap bagian tubuh tanaman dan bukan akar primer. Misalnya akar yang keluar dari umbi batang, akar yang keluar dari batang (cangkokan).

Selain menjulur dari dasar tunas, akar tumbuhan juga dapat keluar dari permukaan tanah. Akar demikian bisa muncul dari batang ataupun daun. Kita dapat menyebut akar yang tumbuh pada bagian yang tidak semestinya ini dengan nama akar liar atau adventitious (lihat Gambar). Akar liar berfungsi sebagai penyangga dan penyokong batang tumbuhan yang menjulang tinggi. Sebagai contoh ialah akar tanaman jagung yang tumbuh dari batangnya.

Ciri-ciri Akar Adventif

Akar adventif memiliki ciri-ciri diantaranya yakni sistem akarnya yang bisa muncul di dalam tanah ataupun di permukaan tanah. Beberapa akar utama yang berkembang memiliki ketebalan yang sama.

Namun tidak pada kasus akarnya yang membengkak dan digunakan sebagai media penyimpanan makanan, air, dan zat-zat yang dibutuhkan oleh tanaman. Akar utama sangat memiliki usia tumbuh yang sangat singkat,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *