Peranan reftilia bagi manusia

Reptilia adalah salah satu dari jenis hewan yang ada di dunia, berikut ini adalah beberapa peranan dan manfaat reptilia bagi manusia. Semoga uraian singkat mengenai peranan dan manfaat reptilia bagi manusia ini bermanfaat banyak.

6 Peranan dan Manfaat Reftilia bagi manusia adalah:

  • Sebagai predator alamiah, memangsa serangga dan tikus.
  • Sebagai hewan peliharaan
  • Kulit reptil dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan tangan
  • Bahan pangan, dimanfaatkan untuk dikonsumsi, telur dan daging reptil sering dikonsumsi oleh manusia, misalnya daging atau telur dari ular dan penyu.
  • Obat-obatan, minyak dan bisa ular sering digunakan sebagai bahan obat yaitu untuk menetralisir bisa dan racun
  • Bahan kosmetika, minyak bulus (sejenis kura-kura) dipercaya dapat menghaluskan kulit.

Apa yang dimaksud reptilia?

Reptilia adalah kelompok hewan darat pertama yang sepanjang hidupnya bernafas dengan paru-paru. Reptilia adalah termasuk dalam vertebrata yang pada umumnya tetrapoda, akan tetapi pada beberapa diantaranya tungkainya mengalami reduksi atau hilang sama sekali seperti pada serpentes dan sebagian lacertilia.

Reptilia yang tidak mengalami reduksi tungkai umumnya memiliki 5 jari atau Pentadactylus dan setiap jarinya bercakar. Rangkanya pada Reptilia mengalami osifikasi sempurna dan bernafas dengan paru-paru.

Bagaimana Sistem Pernapasan Reptilia?

Secara umum reptilia bernapas menggunakan paru-paru. Tetapi pada beberapa reptilia, pengambilan oksigen dibantu oleh lapisan kulit disekitar kloaka. Pada reptilia umumnya udara luar masuk melalui lubang hidung, trakea, bronkus, dan akhirnya ke paru-paru.

Sistem pernafasan pada reptilia lebih maju dari Amphibi. Paru paru Reptil hanya terdiri dari beberapa lipatan dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas.

Paru paru kadal, kura-kura, dan buaya lebih kompleks, dengan beberapa belahan-belahan yang membuat paru-parunya bertekstur seperti spon. Paru-paru pada beberapa jenis kadal, misalnya bunglon Afrika, mempunyai pundi-pundi hawa atau kantung udara cadangan sehingga memungkinkan hewan tersebut melayang di udara.

Reptilia bernapas menggunakan paru-paru. Gas O2 dalam udara masuk melalui lubang hidung => rongga mulut => anak tekak => trakea yang panjang => bronkiolus dalam paru-paru. Dari paru-paru, O2 diangkut darah menuju seluruh jaringan tubuh.

Dari jaringan tubuh, gas CO2 diangkut darah menuju jantung untuk dikeluarkan melalui paru-paru => bronkiolus => trakea yang panjang => anak tekak => rongga mulut => lubang hidung. Pada Reptilia yang hidup di air, lubang hidung dapat ditutup ketika menyelam.

Bagaimana Sistem Pencernaan Reptilia?

Sistem pencernaan reptil lengkap meliputi saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Reptil umumnya karnivora (pemakan daging). Sistem pencernaan pada reptil dimulai dari rongga mulut. Bagian rongga mulut
disokong oleh rahang atas dan bawah.

Pada rongga mulut juga terdapat lidah yang melekat pada tulang lidah dengan ujung bercabang dua (Mirajuddin et al, 2006: 93-94). Semua reptil memiliki gigi kecuali pada ordo testudinata. Pada saat jouvenil, reptil memiliki gigi telur untuk merobek cangkang telur untuk menetas, yang kemudian gigi telur tersebut akan tanggal dengan sendirinya hingga dewasa.

Rahang reptil memiliki desain atau bentuk yang sesuai untuk meremukkan dan mencengkeram kuat mangsanya. Otot pada rahang reptil lebih besar dan lebih panjang dari pada ikan atau amphibi sehingga pergerakan secara mekanik rahang pada reptil lebih baik dari keduanya.

Dari mulut, makanan akan diteruskan ke esofagus (kerongkongan), ventrikulus(lambung), intestinum. Intestinum terdiri atas usus halus dan usus tebal. Di dalam intestinum, makanan dicerna secara kimiawi dan terjadi proses penyerapan sari-sari makanan. Sisa makanan akan dikeluarkan melalui kloaka.

Kelenjar pencernaan pada reptil meliputi hati, kantung empedu, dan pankreas. Hati pada reptilia memiliki dua lobus (gelambir dan berwarna kemerahan). Kantung empedu terletak pada tepi sebelah kanan hati. Pankreas berada di antara lambung dan duodenum, berbentuk pipih kekuning-kuningan.

Sistem Pencernaan ReptilHabitat Reptilia

Reptil habitatnya berada di tempat yang lembab dan makanannya tergantung berdasarkan jenis binatangnya. Contohnya: Kura kura memakan tumbuhan, Buaya memakan daging.

Struktur Tubuh Reptilia

  1. Sebuah mata besar terletak di sisi dengan dua kelopak mata dan membran nictitan
  2. Di telinga terbuka di belakang mata
  3. Warna sel pigmen (chromatophores)
  4. Struktur tubuh yang terdiri dari kepala, leher, tubuh, dan ekor
  5. Pada setiap kaki memiliki jari dengan cakar
  6. Pada mulutnya yang memanjang, dengan gigi berbentuk kerucut (berbentuk kerucut)
  7. Di ujung moncong ada dua lubang hidung (jahat eksternal) yang seperti organ pernapasan

Bagaimana Sistem Peredaran Darah Reptilia?

peredarah reptil dimulai dari jantung lalu masuk ke paru-paru,masuk lagi ke jantung lalu co2 yang berasal dari bilik sebelah kanan akan masuk ke paru2 melalui pembuluh darah arteri pulmonalis. Didalam paru2, alveolus bekerja dgn cepat mengganti  karbondioksida(co2) menjadi oksigen (O2).setelah itu darah akan menuju ke serambi yg ada di pada kiri jantung melalui pembuluh darah vena pulmonalis.

Bagaimana Sistem Reproduksi Reptilia?

Reproduksi seksual pada Reptil diawali dengan perkawinan yang diikuti dengan terjadinya fertilisasi. Fertilisasi tersebut kemudian menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi embrio. Fertilisasi pada reptil dapat terjadi secara eksternal atau secara internal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *