Pengertian unsur konstitutif negara

Pengertian unsur Konstitutif negara adalah bahwa dalam suatu negara haruslah memiliki unsur rakyat, wilayah, dan pemerintahan yang berdaulat.

Sebutkan 3 Unsur konstitutif suatu negara!

1. Rakyat

Unsur terpenting suatu negara adalah rakyat, karena rakyatlah yang pertama kali memiliki keinginan dan kehendak untuk membentuk negara. Kemudian rakyat ini pulalah yang merencanakan, merintis, mengendalikan dan menyelenggarakan pemerintahan negara. Rakyat adalah semua orang yang berada dan berdiam dalam suatu negara atau menjadi penghuni negara yang tunduk dan patuh pada kekuasaan negaranya.

Penduduk ialah segolongan orang yang menempati suatu daerah tertentu, dengan jangka waktu tertentu sesuai yang telah ditetapkan di dalam undang-undang. Setiap negara mamiliki penduduk, serta kekuasaan negara yang meliputi seluruh penduduk yang terdapat di wilayahnya.

Setiap negara memiliki penduduk, serta kekuasaan negara yang meliputi seluruh penduduk yang terdapat di wilayahnya. Penduduk yang terdapat di sebuah negara memiliki beberapa ciri yang menjadi kekhasan mereka yang dapat membedakan antara penduduk atapun bangsa lainnya. Seperti, masalah kebudayaannya, nilai politik, ataupun identitas nasionalnya.

Menurut Austin Renney, penduduk sebuah negara dikategorikan menjadi dua, yaitu antara lain: (1) warga negara, serta (2) orang asing atau warga negara asing.

Warga negara ialah orang-orang yang mempunyai kedudukan secara resmi menjadi anggota penuh di dalam sebuah negara. Mereka menyerahkan kesetiannya terhadap negara tersebut, memperoleh perlindungan dari negara tersebut dan memperoleh hak dalam mengikuti kegiatan politik negara.

Sedangkan, orang asing ialah orang-orang yang akan bertempat tinggal disebuah negara tertentu baik itu sementara ataupun menetap, namun bukan memiliki kedudukan sebagai warga negara. Mereka ialah warga negara dari negara lain yang memiliki izin dari pemerintah untuk menempati suatu wilayah di dalam negara yang bersangkutan.

Perbedaan lainnya adalah seorang warga negara memiliki ikatan yang tidak akan terputus terhadap negaranya selama ia tidak berganti kewarganegaraan atau memutuskannya walaupun ia telah tinggal lama di negara lain.

Sedangkan, orang asing sekedar memiliki ikatan dengan negara yang tempati dan akan terputus ketika ia kembali ke negara asalnya.

unsur konstitutif negara

2. Wilayah

Wilayah suatu negara merupakan tempat berlindung bagi rakyat yang sekaligus menjadi tempat bagi pemerintah untuk mengelola dan menyelenggarakan pemerintahan.

Wilayah dalam suatu negara ialah unsur yang wajib ada, sebab tidak mungkin sebuah negara tidak memiliki batas-batas teritorial yang jelas.

Secara prinsipil, wilayah dalam suatu negara biasanya meliputi daratan (wilayah darat), uadara (wilayah uara) serta perairan (wilayah perairan atau lautan).

Daratan (wilayah darat) dalam sebuah negara dibatasi pada wilayah darat atau laut (perairan) dari negara lain. Perbatasan wilayah suatu negara biasanya ditetapkan berlandaskan pada perjanjian.

Perjanjian internasional yang telah disepakati oleh dua negara disebut dengan istilah perjanjian bilateral (bi = dua); perjanjian yang telah disepakati oleh banyak negara biasanya disebuta dengan istilah perjanjian multilateral (multi = banyak).

Perbatasan antara dua negara bisa meliputi: perbatasan alam,misalnya sungai, danau, lembah ataupun pengunungan; perbatasan buatan, misalnya pagar kawar, tiang tembok, serta pagar tembok; perbatasan ilmu yaitu dengan memanfaatkan garis lintang serta garis bujr yang terdapat di peta bumi.

Perairan atau wilayah laut sebagai komponen atau terlibat wilayah satu negara disebut dengan perairan teritorial dari negara yang terlibat.

Laut teritorial merupakan wilayah lautan yang memiliki batas 12 mil yang berasal dari titik di ujung paling luar pulau-pulau di negara Indonesia ketika pasang surut ke sisi laut.  Lautan yang terdapat di luar perairan teritorial biasanya dikenaldengan lautan bebas atau Mare Liberum.

Dikenaldengan lautan bebas, disebabkan oleh wilayah perairan ini tidak termuat dalam wilayah kekuasaan sebuah negara, yang menyebabkan bebas untuk dimanfaatkan oleh siapapun. Udara yang terdapat diwilayah daratan serta perairan teritorial sebuah negara adalah komponen di wilayah udara suatau negara.

Berhubungan dengan batas ketinggian suatu wilayah negara tidak mempunyai batasan yang secara pasti, yang terpening adalah negara tersebut mempu mempertahankannya.

3. Pemerintah yang Berdaulat

Pemerintahan merupakan alat kelengkapan pemerintah yang melaksanakan fungsi negara. Pemerintah berdaulat dijadikan sebagai organ dan fungsi yang melaksanakan tugas-tugas penting dalam negara. Kekuasaan yang dimiliki oleh pemerintah mempunyai kekuatan yang mengikat ke dalam dan keluar.

Kekuasaan ke dalam berarti kekuasaan pemerintah itu diakui dan berwibawa terhadap rakyatnya. Kedaulatan atau kekuasaan keluar berarti pemerintah negara tersebut memiliki kekuasaan yang bebas tidak terikat dan tidak memihak serta tunduk pada kekuasaan lain, serta ketentuan yang ada dalam negaranya.

Dengan demikian, terdapat sikap saling menghormati kekuasaan negara satu dengan negara lain, tanpa turut campur dalam urusan dalam negeri dan negara lain.

Pemerintah merupakan sarana kelengkapan negara yang memiliki tugas untuk memimpin badan negara agar tercapai tujuan dari sebuah negara.

Oleh sebab itu, pemerintah kadang-kadang menjadi personifikasi suatu negara. Pemerintah melakukan penegakan terhadap hukum serta membenahi kekacauan, melakukan perdamaian serta meluruskan kepentingan-kepentingan yang melenceng.

Pemerintah yang melakukan penetapan, menyatakan serta menjalankan keinginan-keinginan setiap masyarakat yang termasuk dalam badan politik tersebut yang dimaksud adalah negaar. Pemerintah merupakan lembaga yang melakukan pengaturan terhadap masalah sehari-hari, serta melaksanakan kepentingan-kepentingan bersama.

Pemerintah menjalankan tujuan-tujuan negara serta melaksanakan fungsi-fungsi demi kesejahteraan bersama. Pemerintah sebuah negara memiliki kekuasaan ke luar serta ke dalam.

Kekuasaan ke luar, maksudnya ialah pemerintah memiliki kuasa secara bebas, tidak terikat serta tidak tunduk terhadap kedaulatan lainnya, mamiliki jabatan yang sama dengan negara lainnya, sehingga memiliki kebebasan tanpa ada campur tangan dari negara lain.

Berkuasa ke dalam, maksunya adalah pemerintah mempunyai kekuasaan tertinggi untuk mengatur badan negara sesuai terhadap peraturan perundang-undangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *