Pengertian respirasi eksternal

Pengertian Respirasi eksternal adalah sesuatu yang merujuk kepada kegiatan mengambil oksigen ke dalam dan mengeluarkan karbon dioksida dari tubuh dengan tujuan untuk mengekstrak energi dari makanan melalui respirasi internal maupun seluler. Respirasi eksternal adalah dinamakan sebagai proses fisik yang terdiri dari inhalasi, pernafasan, dan relaksasi .

Proses respirasi eksternal

Respirasi eksternal terjadi di paru-paru di mana oksigen berdifusi ke dalam darah dan karbon dioksida berdifusi ke udara alveolar. Respirasi internal terjadi pada jaringan yang melakukan metabolisme, di mana oksigen berdifusi keluar dari darah dan karbon dioksida berdifusi keluar dari sel.

Respirasi eksternal meliputi pertukaran gas (oksigen dan karbon dioksida) antara cairan interstisial tubuh dengan lingkungan luar. Tujuan dari respirasi eksternal adalah untuk memenuhi kebutuhan respirasi sel

Apa yang dimaksud respirasi eksternal?

Respirasi eksternal adalah proses fisik mengambil oksigen dari lingkungan eksternal ke dalam tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida dari tubuh ke lingkungan eksternal. Ini adalah proses vital seumur hidup karena memasok oksigen untuk mengekstrak energi dari makanan melalui respirasi internal atau seluler.

Selain itu, ia menghilangkan karbon dioksida, yang merupakan produk limbah respirasi internal. Selain itu, respirasi eksternal menghilangkan kelebihan air dari tubuh melalui pernafasan.

Dengan demikian, respirasi eksternal memiliki tiga langkah yaitu inhalasi, exhalasi, dan relaksasi. Penghirupan adalah proses aktif sedangkan pernafasan pasif. Selain itu, ini melibatkan dua tahap yang dikenal sebagai ventilasi dan pertukaran gas.

Ventilasi adalah gerakan udara masuk dan keluar dari paru-paru. Pertukaran gas terjadi di alveoli paru-paru. Dua hal terjadi selama pertukaran gas; oksigen masuk ke dalam darah dan karbon dioksida berdifusi keluar ke paru-paru.

Respirasi eksternal adalah tindakan sukarela, yang dapat dikontrol hewan. Namun, hewan tidak selalu bernapas secara sukarela, tetapi ini merupakan proses yang tidak disengaja karena pusat-pusat batang otak secara otomatis mengatur pernapasan eksternal.

Apa Perbedaan respirasi eksternal dan internal?

Respirasi internal adalah proses memecah makanan dengan adanya oksigen di tingkat sel untuk menghasilkan energi. Respirasi internal merupakan proses aktif, karena membutuhkan energi. Menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi dan menghasilkan karbon dioksida dan air sebagai produk limbah.

Sedangkan Respirasi eksternal adalah proses mengambil oksigen ke dalam dan mengeluarkan karbon dioksida dari tubuh. Respirasi eksternal sangat penting bagi kehidupan karena pasokan oksigen untuk mengekstrak energi dari makanan melalui respirasi internal maupun seluler. Selain itu, ia bisa menghilangkan karbon dioksida, yang merupakan produk limbah respirasi. Selain itu, respirasi eksternal menghilangkan kelebihan air dari tubuh melalui pernafasan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *